BERITAPENDIDIKANTanggamus

Polemik SPMB SMAN 1 Air Naningan, Kepala Sekolah dan Kades Bahas Solusi Kuota

36
×

Polemik SPMB SMAN 1 Air Naningan, Kepala Sekolah dan Kades Bahas Solusi Kuota

Sebarkan artikel ini
Polemik SPMB SMAN 1 Air Naningan, Kepala Sekolah dan Kades Bahas Solusi Kuota

TINTA INFORMASI, LAMPUNG – Menindaklanjuti arahan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung terkait Polemik SPMB SMAN 1 Air Naningan Tahun Ajaran 2026/2027 yang menjadi sorotan publik, Kepala SMA Negeri 1 Air Naningan, Hairani, M.Pd., menggelar rapat koordinasi bersama para Kepala Pekon se-Kecamatan Air Naningan, Senin (29/6/2026).

Rapat yang berlangsung di lingkungan SMA Negeri 1 Air Naningan itu dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Lampung Rodi Hayani Samsun, S.H., M.P., Ketua MKKS SMA Kabupaten Tanggamus Desi Mulyawan, M.Pd., Kapolsek Pulau Panggung IPTU Suamin beserta jajaran, dewan guru, para kepala pekon, organisasi masyarakat GRIB Jaya, serta insan pers.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Dalam sambutannya, Hairani menjelaskan bahwa forum tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Dinas Pendidikan sekaligus wadah menyerap aspirasi masyarakat terkait pelaksanaan SPMB.

“Aspirasi yang disampaikan para kepala pekon akan kami teruskan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung sebagai bahan evaluasi,” ujarnya.

Suasana rapat berlangsung terbuka. Sejumlah kepala pekon menyampaikan keluhan masyarakat mengenai polemik SPMB SMAN 1 Air Naningan yang dinilai belum mampu mengakomodasi banyak calon peserta didik asal Kecamatan Air Naningan untuk diterima di SMAN 1 Air Naningan.

Baca juga:  GRAK Lampung Dukung Inspektorat Usut Dugaan Korupsi di RSUD Batin Mangunang

Salah seorang Kepala Pekon, Hadi Hari Yanto, mengungkapkan kekecewaan masyarakat terhadap hasil seleksi tersebut. Ia berharap pemerintah segera melakukan evaluasi terhadap kebijakan penerimaan peserta didik baru.

“Kami semua kecewa. Mohon kepada pihak terkait dalam rapat koordinasi ini, agar menyampaikan kepada Kadis Thomas Amirico supaya persoalan ini segera ditindaklanjuti,” tegasnya.

Selain meminta evaluasi, para kepala pekon juga mengusulkan agar kuota penerimaan peserta didik baru pada tahun ajaran mendatang dapat ditambah sehingga lebih banyak lulusan SLTP di Kecamatan Air Naningan memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan di sekolah tersebut.

Menanggapi berbagai aspirasi itu, Ketua MKKS Kabupaten Tanggamus Desi Mulyawan bersama Kepala SMAN 1 Air Naningan Hairani menggelar pembahasan lanjutan di ruang kepala sekolah. Dalam pertemuan tersebut, muncul gagasan penerapan sistem pembelajaran dua sesi, yakni pagi dan siang, sebagai salah satu alternatif untuk meningkatkan daya tampung siswa pada tahun ajaran berikutnya.

Usulan tersebut mendapat dukungan awal dari sejumlah pihak yang hadir dan dinilai dapat menjadi salah satu solusi dalam mengatasi keterbatasan daya tampung di SMAN 1 Air Naningan.

Baca juga:  Kadis Pendidikan Kabupaten Lampung Diduga Kondisikan Pengadaan Buku

Sementara itu, Kapolsek Pulau Panggung IPTU Suamin mengimbau seluruh pihak agar tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban serta mengedepankan musyawarah dalam menyampaikan aspirasi.

Melalui rapat koordinasi tersebut, para kepala pekon berharap usulan penambahan kuota maupun penerapan sistem pembelajaran dua sesi dapat menjadi bahan pertimbangan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, sehingga pelaksanaan SPMB pada tahun-tahun mendatang dapat berlangsung lebih transparan, berkeadilan, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. (wss)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhideâ„¢