TINTAINFORMASI, LAMPUNG – Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung, Ahmad Novriwan, menegaskan komitmen organisasinya untuk terus berkontribusi menjaga kondusivitas daerah melalui pemberitaan yang akurat, berkualitas, dan bertanggung jawab. Komitmen tersebut disampaikan usai menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Provinsi Lampung di Balai Keratun Lantai III, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Selasa (7/7/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Ahmad Novriwan turut dilantik sebagai pengurus FKDM Provinsi Lampung.
“JMSI Lampung ikut serta menjaga Lampung lebih baik dan maju,” ujar Ahmad Novriwan.
Ia mengatakan, media siber memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, menangkal penyebaran hoaks, serta memperkuat semangat persatuan di tengah masyarakat yang majemuk. Menurutnya, pers memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan informasi yang mampu menjaga stabilitas dan memperkuat persatuan bangsa.
Pelantikan dan pengukuhan pengurus ketiga forum tersebut difasilitasi Pemerintah Provinsi Lampung melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan berbagai elemen strategis dalam menjaga keamanan serta persatuan di Provinsi Lampung.
Pada kesempatan itu, Pemerintah Provinsi Lampung mengukuhkan kepengurusan tiga forum strategis, yakni FKUB Provinsi Lampung yang kembali dipimpin Prof. Dr. H. M. Bahruddin, M.A., FPK Provinsi Lampung yang diketuai Darussalam, S.H., M.H., serta FKDM Provinsi Lampung yang dipimpin Dr. Nanang Trenggono, M.Si.
Ketiga forum tersebut memiliki fungsi yang berbeda namun saling melengkapi. FKUB berperan menjaga kerukunan antarumat beragama, FPK memperkuat pembauran berbagai suku dan etnis di Lampung, sedangkan FKDM bertugas melakukan deteksi dini terhadap berbagai potensi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (ATHG) yang dapat memengaruhi stabilitas daerah.
Dalam sambutannya, Gubernur Lampung menegaskan bahwa keberagaman merupakan modal utama pembangunan daerah. Menurutnya, kemajemukan masyarakat Lampung harus menjadi kekuatan yang mampu mempererat persatuan, bukan menjadi sumber perpecahan.
Gubernur juga mengapresiasi capaian Provinsi Lampung dalam menjaga stabilitas keamanan, mengendalikan potensi konflik sosial, serta meningkatkan kualitas demokrasi. Ia berharap prestasi tersebut dapat terus dipertahankan melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
Selain itu, Gubernur meminta FPK, FKUB, dan khususnya FKDM untuk semakin aktif menyampaikan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada pemerintah daerah sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil kebijakan strategis guna mencegah potensi konflik sosial.
Kehadiran JMSI Lampung dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan organisasi perusahaan pers terhadap upaya pemerintah memperkuat persatuan, toleransi, dan sistem kewaspadaan dini demi mewujudkan Provinsi Lampung yang aman, harmonis, dan semakin maju. (**)

