Banner Top Up Produk Digital
BERITANASIONAL

Ribuan Calon Advokat Ikuti UPA Peradi Serentak, Lampung Jadi Salah Satu dari 40 Kota Penyelenggara

42
×

Ribuan Calon Advokat Ikuti UPA Peradi Serentak, Lampung Jadi Salah Satu dari 40 Kota Penyelenggara

Sebarkan artikel ini
Ribuan Calon Advokat Ikuti UPA Peradi Serentak, Lampung Jadi Salah Satu dari 40 Kota Penyelenggara

TINTA INFORMASI, Lampung – Puluhan calon advokat di Provinsi Lampung mengikuti Ujian Profesi Advokat (UPA) yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) di Gedung Pascasarjana Universitas Bandar Lampung (UBL), Sabtu (11/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan UPA secara serentak di 40 kota di Indonesia yang diikuti sebanyak 3.643 peserta.

Perwakilan DPN Peradi, Wiwik, saat membuka pelaksanaan ujian mengatakan tingginya minat lulusan sarjana hukum untuk menjadi advokat masih terus terlihat dari jumlah peserta yang mengikuti UPA tahun ini.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

“Total ada 3.643 orang calon advokat di seluruh Indonesia yang mengikuti UPA yang digelar Peradi hari ini,” ujarnya.

Pelaksanaan UPA di Lampung turut dihadiri Koordinator Wilayah Peradi Lampung Sukarmin, Ketua DPC Peradi Bandar Lampung Bey Sudjarwo, Sekretaris DPC Peradi Bandar Lampung Chandra Mulyawarman, serta para Ketua DPC Peradi dari Kabupaten Pringsewu, Kota Metro, dan Kabupaten Lampung Timur.

Ketua DPC Peradi Bandar Lampung, Bey Sudjarwo, mengatakan pelaksanaan UPA rutin digelar setiap tahun sebagai bagian dari proses mencetak advokat yang profesional dan berintegritas.

Baca juga:  Kejari Lamteng Kembali Tahan Tersangka Baru Dalam Kasus Dana Hibah Koni Tahun 2022

“Seperti biasa, setiap tahun kami menyelenggarakan ujian profesi advokat dan peminatnya selalu sangat banyak,” kata Bey usai meninjau pelaksanaan ujian.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, penyelenggaraan UPA secara serentak di berbagai daerah memberikan kemudahan bagi para peserta karena tidak perlu datang ke kota-kota tertentu.

“Ujian ini dilaksanakan di banyak kota untuk meringankan peserta, baik dari sisi biaya, waktu perjalanan, maupun akomodasi. Lampung menjadi salah satu dari puluhan kota penyelenggara di Indonesia,” jelasnya.

Jakarta Masih Menjadi Penyumbang Peserta Terbanyak

Sementara itu, pelaksanaan UPA tingkat nasional dipusatkan di Universitas Tarumanagara (Untar), Jakarta, dan dibuka langsung oleh Ketua Umum DPN Peradi, Prof. Otto Hasibuan.

ADVERTISEMENT

Otto menyampaikan bahwa UPA tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke-32 sejak Peradi berdiri.

“Jumlah pesertanya secara nasional mencapai 3.643 orang dan dilaksanakan secara serentak di 40 kota di Indonesia pada waktu yang bersamaan,” ujar Otto.

Ia menjelaskan, Peradi secara konsisten menggelar UPA sebanyak dua kali setiap tahun dengan total peserta rata-rata mencapai sekitar 7.000 orang setiap tahunnya. Untuk pelaksanaan kali ini, DKI Jakarta masih menjadi daerah dengan jumlah peserta terbanyak, yakni mencapai 1.068 orang.

Baca juga:  Resmi Kantongi STLK, Pengurus DPC GWI Pesawaran Kunjungi Penasehat

Peradi Tegaskan Komitmen Zero KKN

ADVERTISEMENT

Dalam kesempatan tersebut, Otto juga menegaskan komitmen Peradi untuk terus menjaga kualitas profesi advokat melalui sistem seleksi yang bersih dan transparan.

Menurutnya, pada masa awal berdirinya Peradi, tingkat kelulusan peserta hanya berkisar 8 hingga 9 persen dari sekitar 10.000 peserta. Hal itu terjadi karena organisasi menerapkan standar kelulusan yang ketat tanpa adanya praktik korupsi, kolusi, maupun nepotisme (KKN).

“Kami sejak awal konsisten menyelenggarakan ujian dengan prinsip zero KKN demi menjaga mutu profesi. Bahkan dulu pernah ada peserta yang berdemo hingga menggulingkan meja Ketua Umum karena meminta diluluskan,” kenangnya.

Meski mendapat berbagai tekanan, Peradi tetap mempertahankan standar tersebut. Dampaknya, kemampuan akademik para calon advokat terus mengalami peningkatan sehingga angka kelulusan juga menunjukkan tren yang semakin baik.

“Puji Tuhan, kualitas kemampuan peserta sekarang meningkat pesat sehingga tingkat kelulusan terus naik. Mereka belajar lebih baik dan menjadi calon advokat yang berkualitas,” katanya.

Advokat Diminta Junjung Integritas dan Kuasai Teknologi

Di hadapan peserta dan awak media, Otto Hasibuan mengingatkan bahwa profesi advokat memiliki peran penting sebagai penjaga tegaknya hukum dan keadilan. Karena itu, menurutnya, keberhasilan seorang advokat tidak hanya diukur dari kemenangan dalam perkara ataupun besarnya penghasilan yang diperoleh.

Baca juga:  Posyandu Remaja Desa Legundi, Salah Satu Upaya Atasi Masalah Kesehatan Remaja

“Ukuran sukses seorang advokat bukan sekadar menang atau kalah perkara, melainkan bagaimana ia memastikan hukum berjalan dengan tegak. Jika hukum ditegakkan, maka keadilan akan tercapai,” tegasnya.

Selain menjunjung tinggi integritas, Otto juga mengajak para calon advokat untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang kini mulai mengubah berbagai aspek dunia hukum.

“Advokat masa kini tidak cukup hanya memahami buku-buku hukum klasik. Mereka juga harus melek teknologi agar mampu menghadapi tantangan zaman dan memperluas ruang pengabdian kepada masyarakat,” pungkasnya.

Turut mendampingi Ketua Umum DPN Peradi dalam pembukaan UPA di Jakarta antara lain Wakil Ketua Umum sekaligus Ketua Panitia UPA Sutrisno, Wakil Ketua Panitia Rivai Kusumanegara, Sekretaris Panitia Prof. Firman Pangaribuan, Ketua Komisi Pengawas Komjen Pol (Purn) Saud Usman Nasution, serta Bendahara Umum Nyana Wangsa. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™