Banner Top Up Produk Digital
BERITAPERISTIWATanggamus

Diduga Korsleting Listrik, Rumah dan Warung di Kota Agung Hangus Terbakar, Dua Penghuni Alami Luka Bakar

34
×

Diduga Korsleting Listrik, Rumah dan Warung di Kota Agung Hangus Terbakar, Dua Penghuni Alami Luka Bakar

Sebarkan artikel ini
Diduga Korsleting Listrik, Rumah dan Warung di Kota Agung Hangus Terbakar, Dua Penghuni Alami Luka Bakar

TINTA INFORMASI, Lampung – Polsek Kota Agung, Polres Tanggamus, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi menyusul kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah sekaligus warung milik warga di RT 2 RW 4, Dusun Madang Atas, Pekon Kusa, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Senin (13/7/2026) sore.

Selain melakukan penyelidikan, personel kepolisian juga membantu proses evakuasi dua korban yang mengalami luka bakar ke RSUD Batin Mangunang untuk mendapatkan perawatan medis.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Kapolsek Kota Agung, AKP Feriyantoni, S.H., M.H., mengatakan rumah yang terbakar merupakan milik Makmun (58). Bangunan tersebut bagian depannya digunakan sebagai warung yang menjual kebutuhan pokok.

“Rumah yang terbakar merupakan milik korban Makmun (58), yang bagian depannya digunakan sebagai warung bahan pokok,” kata AKP Feriyantoni mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.

Kapolsek menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.20 WIB. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kebakaran bermula saat korban memindahkan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite dari tangki mobil pribadinya ke dalam jeriken untuk dijual secara eceran.

Saat proses pemindahan berlangsung, diduga muncul percikan api akibat korsleting listrik dari kios yang menyatu dengan rumah korban. Percikan tersebut kemudian menyambar Pertalite sehingga api dengan cepat membesar.

Dalam kepanikan, bahan bakar yang sedang dipindahkan tumpah dan mempercepat penyebaran api hingga membakar tubuh korban serta merambat ke seluruh bangunan.

ADVERTISEMENT

Melihat kejadian tersebut, istri korban, Sumini (50), berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar kemudian berdatangan untuk membantu melakukan pemadaman awal sekaligus menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Proses pemadaman melibatkan dua unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Tanggamus, satu unit mobil suplai air, serta dua unit mobil pemadam kebakaran milik Yon TP 945/PPC yang didukung satu peleton personel TNI.

“Setelah melakukan pemadaman selama kurang lebih 30 menit, kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.00 WIB,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, Makmun mengalami luka bakar sekitar 85 persen, sedangkan istrinya, Sumini, mengalami luka bakar sekitar 15 persen. Keduanya dalam kondisi sadar saat dievakuasi ke RSUD Batin Mangunang untuk mendapatkan penanganan medis.

ADVERTISEMENT

Selain menyebabkan korban luka, kebakaran juga menghanguskan rumah yang menyatu dengan warung sembako, persediaan BBM eceran, tabung gas elpiji, satu unit mobil, satu unit sepeda motor, serta seluruh isi warung.

“Akibat kebakaran, pemilik rumah mengalami luka bakar sekitar 85 persen dan istrinya sekitar 15 persen. Sementara itu, kerugian material diperkirakan mencapai kurang lebih Rp1 miliar,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil identifikasi sementara, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting atau arus pendek listrik yang kemudian memicu kebakaran saat proses pemindahan Pertalite berlangsung.

“Dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat korsleting listrik yang kemudian menyambar Pertalite yang sedang dipindahkan sehingga api dengan cepat membesar,” pungkasnya. (**)

Baca juga:  Pemkab Tanggamus Serahkan Bantuan Alsintan untuk Tingkatkan Produktivitas Petani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™