Rangkaian HUT Brigif 4 Marinir/BS Ke 18 Diwarnai Dengan Panen Ikan Air Tawar

265

Tintainformasi.com, Pesawaran – Komandan Brigade Infanteri (Danbrigif) 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Harry Indarto pimpin langsung pelaksanaan panen raya ikan air tawar jenis Nila di kolam Ketahanan Pangan Brigif 4 Marinir/BS Batumenyan, Teluk Pandan, Pesawaran Lampung. Sabtu 05/02/2022.

Panen raya kali ini beda dari panen-panen sebelumnya. Ada yang spesial karena merupakan salah satu rangkaian kegiatan HUT Brigif 4 Marinir/BS ke 18 yang jatuh pada pada tanggal 13 Februari 2022.

Kolam Ketahanan Pangan Brigif 4 Marinir/BS merupakan kolam percontohan budidaya ikan air tawar. Sebanyak 3 kolam ikan air tawar terdiri 2 kolam berisi ikan nila, dan 1 kolam berisi ikan emas.

Komandan Brigif 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Harry Indarto menyampaikan pembudiyaan ikan air tawar Brigif 4 Marinir/BS yang telah di laksanakan merupakan upaya nyata dalam Program Ketahanan Pangan.

“Saat ini kita laksanakan panen ikan di 2 kolam ikan nila, dan ini adalah upaya nyata Brigif 4 Marinir/BS untuk mendukung program pemerintah khususnya dalam bidang Ketahanan Pangan, guna memenuhi salah satu kebutuhan pokok untuk prajurit dan keluarganya serta masyarakat sekitar” ulas Danbrigif 4 Marinir/BS Kolonel Marinir Harry Indarto.

Kolonel Marinir Harry Indarto menambahkan Program Ketahanan Pangan Brigif 4 Marinir/BS harus kita tingkatkan.

“Program Ketahanan Pangan ini terus di galakan di seluruh satuan jajaran Brigif 4 Marinir/BS untuk mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional di masa pandemi dimana terjadi peningkatan kasus positif¬† covid – 19 varian baru Omicron saat ini” pungkas Kolonel Marinir Harry Indarto.

Pelaksnanan panen ikan nila Danbrigif 4 Mar/BS di dampingi seluruh Perwira Staf Brigif 4 Marinir/BS dan Komandan Batalyon Infanteri 7 dan 9 Marinir, Komandan Kompi Markas Brigade 4 Marinir serta Komandan Pusat Latihan Pertempuran (PLP) Marinir 8 Teluk Ratai. (red)

Facebook Comments Box
BACA JUGA:  Sjachroedin ZP Mantan Gubernur Lampung Prihatin Lampung Jadi Sorotan dan Cibiran Negatif di Media Lokal dan Internasional