LampungLampung Tengah

Peringati HUT Ke 61, IKWI Lamteng Laksanakan Baksos Peduli Stunting

Avatar photo
19
×

Peringati HUT Ke 61, IKWI Lamteng Laksanakan Baksos Peduli Stunting

Sebarkan artikel ini

Tinta informasi.com, Lampung Tengah – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 61 Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) peduli anak stunting. IKWI Lampung Tengah berbagi dengan 20 anak stunting dari Kecamatan Terbanggibesar dan Gunung Sugih Sabtu (2/6/2022).

Ketua IKWI Lampung Tengah Tati Sumiyati, M.Pd menyampaikan kegiatan hari merupakan rangakain peringatan serempak HUT IKWI ke 61 se Indonesia. Untuk perdana dimulai dengan IKWI Peduli Stunting, lalu Talkshow, IKWI Award dan puncak acara dengan jalan sehat di Provinsi Lampung pada 31 Juli 2022.

“HUT IKWI ke 61 ini diharapkan akan menjadi berkah dan memberi manfaat untuk masyarakat, dan IKWI bersama masyarakat dapat menciptakan generasi bangsa Indonesia yang cerdas dan hebat,” urai Tati.

Sementara Ketua PWI Lampung Tengah Ganda Hariyadi, S.H, M.H melalui Sekertaris Hidayatullah,S.Ag mengatakan dengan HUT IKWI ke 61 dapat membangun sinergi yang kuat antara jajaran PWI dan masyarakat secara langsung.” Progam yang digulirkan ini demi membantu pertumbuhan generasi emas dari usia Batita dan Balita, sehingga nanti akan menjadi anak-anak yang berguna bagi keluarga, agama dan bangsa,” harap.

IKWI Lamteng berbagi ini disambut warga. Eni Lestari Selaku Bidan Desa Bandarjaya Barat mengutarakan pertumbuhan batita dan balita di lingkungan 5 di Posyandu Bustanul dan Melati untuk berat dan tinggi badan batita dan balita terkendala karena anak-anak susah untuk makan.

“Dengan kepedulian IKWI Lamteng ini tentu sangat tepat sasaran untuk membantu orangtua dalam memberikan makanan sehat bagi putra-putrinya, di lingkungan kami anak-anak banyak yang sulit untuk mau makan sehingga memperlambat pertumbuhannya,” urainya.

Yuli (25 tahun) yang merupakan Ibu dari Batita Dafa (1,5 tahun) mengungkapkan rasa terimakasih atas perhatian IKWI Lamteng. “Kami sangat senang setelah mengetahui dari Ibu Bidan ada bantuan makanan tambahan untuk batita, harapan kami program ini akan terus berkelanjutan dan akan lebih banyak anak-anak yang mendapat bantuan untuk perkembangan gizi yang sehat,” ungkapnya.

Disamping disambut hangat masyarakat, IKWI Lamteng Peduli juga mendapat apresiasi dari PT Great Giant Pineapple (GGP) menjalin kerjasama dalam upaya penangan stunting dengan lokasi kusus yang diterbitkan Pemkab Lamteng tahun 2022 yaitu di Kecamatan Terbanggibesar meliputi Kampung Ono Harjo, Nambah Dadi, Karang Endah, Indra Putra Subing, dan Bandar Jaya Barat.

Lima kampung yang berada di Kecamatan Terbanggibesar ini merupakan kampung-kampung penyanggah zona 1 yang berdekatan dengan area operasional GGP.

Sebagai langkah awal pelaksanaan program stunting tahun 2022, GGP melakukan sosialisasi terhadap para kader dari perwakilan 26 TK dan Paud, Kelompok Wanita Tani (KWT), Perangkat Desa, Petugas Posyandu dari 5 kampung tersebut.

Kabid TK dan Paud Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lampung Tengah Dwi Sanjaya membuka Sosialisasi Program Penanganan Stunting yang dilaksanakan di Yayasan Pendidikan Insan Kamil Bandar Jaya Timur, Jum’at (3/6/22).

CRD Specialist PT GGP Indra Jaya Kesuma menyampaikan Implementasi program stunting akan dilaksanakan pada awal Juli 2022. “Sebagai langkah persiapan para kader yang terlibat dalam program stunting ini akan mengikuti kegiatan training of trainer yang akan dilaksanakan pertengahan Juni 2022,” terangnya.

Indra menegaskan, sosialisasi bertujuan memberikan informasi dan edukasi kepada seluruh kader mengenai stunting dan gizi anak. Dengan demikian, para kader nantinya dapat menjalankan tugas dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat sehingga, peningkatan gizi anak dan penurunan angka anak stunting dapat menunurun diwilayah yang menjadi fokus program stunting.

Sama seperti program stunting sebelumnya, GGP akan memberikan sarapan sehat dengan pemberian susu dan buah-buahan setiap minggunya kepada anak TK dan Paud. Serta pelayanan penyuluhan kesehatan kerjasama dengan dinas kesehatan untuk di sekolah dan posyandu.

” Targetnya bagaimana bisa memberikan edukasi terhadap masyarakat tentang program stunting karena terkait dengan gizi buruk, perilaku hidup sehat, dan pola asuh” , tutup Indra.(Herwan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *