KriminalMasyarakatNasional

Sepasang Kekasih Tewas di Kamar Hotel Tanpa Busana, Diduga Bunuh Diri Menggunakan Senjata Api

Avatar photo
20
×

Sepasang Kekasih Tewas di Kamar Hotel Tanpa Busana, Diduga Bunuh Diri Menggunakan Senjata Api

Sebarkan artikel ini

TINTAINFORMASI.COM, SUMATERA UTARA — Sepasang kekasih ditemukan tewas tak bernyawa dalam keadaan mengenaskan di sebuah hotel.

HP (33) dan DS (25) ditemukan terkapar tanpa busana di kamar Hotel Central, Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Sebelum tewas, HP ternyata sempat menulis status facebook berisi curhatan hatinya pada DS.

Kronologi penemuan jenazah pasangan sejoli ini bermula saat petugas hotel curiga karena keduanya tak kunjung keuar kamar.

Petugas hotel kemudian segera melapor ke Polres Asahan.

Kapolres Asahan, AKBP Faisal Napitupulu membenarkan telah tewasnya seorang pria dan wanita di dalam kamar hotel di Asahan.

“Kedua korban ditemukan dalam keadaan tewas di Hotel Central di Jalan Sei Gambus, Kecamatan Kota Kisaran Barat,” kata Faisal lewat sambungan telepon seluler, melansir Tribun Medan.

Diduga, keduanya tewas bunuh diri.

Lantaran, kamar hotel terkunci dari dalam.

Kuncinya pun ditemukan di saku celana Hasyim.

Keduanya diduga bunuh diri dengan cara menembak diri mereka sendiri.

AKBP Faisal menjelaskan Hasyim menggunakan senjata api rakitan dengan peluru kaliber 5,56 mm.

Polisi tengah mencari tahu sumber senjata api rakitan tersebut.

Polisi telah mewancarai kerabat dan keluarga Hasyim untuk mencari tahu kepemilikan senjata tersebut. Termasuk dugaan telah memiliki senjata api dengan waktu cukup lama.

AKBP Faisal memastikan Hasyim menembak Devi dengan menempelkan senjata itu di kepala.

Begitu juga dengan Hasyim yang menempelkan senjata itu ke kepalanya sendiri.

Kasus ini diduga karena pasangan kekasih itu tidak direstui oleh keluarga wanita.

Dari penelusuran, DS dan HP disebutkan sebagai pasangan kekasih yang tak direstui orangtua DS.

Disebutkan pula, DS telah bertunangan dengan orang lain.

Dugaan bunuh diri diperkuat dengan ditemukannya unggahan status HP di akun Facebook pribadinya.

Dalam unggahannya, Hasyim seolah telah mempersiapkan aksinya bersama sang kekasih.

Isi unggahannya juga menegaskan, aksinya merupakan pembuktian atas kesungguhan cintanya terhadap DS.

“Ketika semua mengetahui apa yang terjadi, Mungkin kalian menanggap aku adalah orang paling bodoh dan tolol yang pernah anda kenal,” tulisnya dalam akun pribadinya.

“Aku tau dunia tak selebar daun kelor.

Yang aku lakukan ini adalah pembuktian suatu perjuangan, mempertahankan dan kesungguhan,” tambahnya lagi.

AKBP Faisal juga mengungkapkan isi pesan WhatsApp terakhir Hasyim terhadap Devi.

Katanya, Hasyim mengirim pesan dengan bunyi ingin menyampaikan pesan-pesan terakhir.

“Kalau dari isi WA-nya antara si korban. Bunyinya seperti itu, dari pihak laki-laki. Si perempuan merasa laki-laki itu ingin pergi jauh,” ujarnya.

AKBP Faisal juga mengatakan bahwa Hasyim menuliskan sepucuk surat yang untuk ibunya.

Dalam tulisannya, Hasyim menyerahkan wasiat ATM dan uang,.

“Iya, itu surat terakhirnya,”ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *