Tanggamus

Doni Irawan Pengusaha SPBU dan Juga Ketua SMSI Lampung Lecehkan Profesi Wartawan.

Avatar photo
129
×

Doni Irawan Pengusaha SPBU dan Juga Ketua SMSI Lampung Lecehkan Profesi Wartawan.

Sebarkan artikel ini

TintaInformasi.com,Tanggamus—Doni Irawan selaku pengusaha Pertamina sekaligus pemilik SPBU 12.456.7B Pekon Muara Dua, Kecamatan Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus, hina dan rendahkan profesi jurnalis daerah, dengan sebutan wartawan abal-abal.

Selain itu, Doni Irawan juga menganggap salah satu senior jurnalis di Lampung, Juniardi, SIP.,M.H, bekas anak buahnya di organisasi SMSI Lampung.

Hal itu diawali, sejumlah jurnalis media cetak dan online lokal Kabupaten Tanggamus, hendak konfirmasi ke pengelola SPBU 12.456.7B tersebut, mengenai upah atau gaji yang di keluhkan karyawannya.

Sejumlah jurnalis tersebut, di temui oleh penanggungjawab SPBU, Handoko.
Para jurnalis tersebut baru saja memperkenalkan diri, belum sempat menyampaikan maksud dan tujuan yang akan di konfirmasi, langsung di sodori Handphone yang terhubung dengan saudara Doni Irawan.

“Saya Ketua SMSI Lampung, jangan cari-cari, saya tau kelakuan wartawan abal-abal, mana surat tugas mana KTA mana keterangan lulus uji kompetensi wartawan, dari media apa kamu organisasi apa, gak punya hak kalian tanya dan cari-cari, sudah-sudahlah aku tau kerja kalian di bawah,” ucap Doni dalam Handphone yang disodorkan Handoko kepada sejumlah jurnalis tersebut.

Salah satu dari sejumlah jurnalis dari media siber sinarlampung.co, Wisnu menjawab dan berusaha menjelaskan maksud kedatangan dirinya bersama sejumlah jurnalis tersebut kepada Doni Irawan.

“Maaf Bang, kami tim media dan saya Kabiro sinarlampung.co Kabupaten Tanggamus, pimpinan redaksi saya Juniardi, S.I. P., M.H. Kami kemari hanya ingin konfirmasi terkait keluhan karyawan yang di sampaikan kepada kami beberapa hari yang lalu, apapun tanggapan dari pihak SPBU itu akan menjadi referensi dalam pemberitaan kami,” jawab Wisnu, di ikuti oleh rekan-rekan tim media lainnya memperlihatkan KTA dan surat tugas mereka masing-masing.

Doni Irawan dengan lantang menjawab dan berpesan kepada Handoko, tidak boleh memberikan statement apapun kepada wartawan tersebut.

“Oo.. Juniardi, aku kenal bekas anak buah saya di SMSI. Ko ! jangan kamu berikan jawaban apapun ke mereka (wartawan), kalau mau konfirmasi suruh dia kekantorku ketemu aku, mereka itu cuma cari-cari, saya tau kerjaan wartawan yang tidak jelas kebiasaan mereka,” kata Doni Irawan yang juga diketahui Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Lampung, sambil menutup sambungan Telephone.

Ketika hendak meninggalkan lokasi SPBU tersebut, sejumlaj jurnalis itu kembali di sodorkan Handphone dari karyawan lainnya.

Dalam pembicaraan itu, ada kesan intimidasi dari sumber suara yang mengaku kepala keamanan.

“Saya Kepala keamanan di SPBU ini, janganlah mencari kesalahan terkait upah, itu sudah sesuai dengan kesepakatan tolong saling jaga,” ujarnya.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *