JakartaKPK

Mantan Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara Bebas Bersyarat Hari Ini

Avatar photo
36
×

Mantan Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara Bebas Bersyarat Hari Ini

Sebarkan artikel ini

TINTAINFORMASI.COM, LAMPUNG UTARA – M,antan Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara bebas bersyarat dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Rajabasa, Bandar Lampung, Senin (23/1).

Lunasi Kerugian Negara, 6 Bidang Tanah Akbar Tandaniria yang Disita KPK Akan Dikembalikan

Akbar Adik Mantan Bupati Lampura Lunasi Rp3,2 Miliar Kerugian Negara

Akbar Adik Mantan Bupati Lampura Jalani Masa Tahanan di Lapas Rajabasa

Menurut Kalapas Rajabasa Maizar, Agung dinyatakan bebas bersyarat setelah menjalani 2/3 masa pidana dan telah melunasi seluruh denda serta uang pengganti yang dibebankan kepadanya.

“Agung Ilmu mangkunegara pidana 5 tahun. mendapatkan pembebasan bersyarat setelah menjalani 2/3 masa pidana dan menjalani sebagian pidana penjara pengganti kerugian negara,” kata Kalapas Rajabasa Maizar.

Lunasi Kerugian Negara, 6 Bidang Tanah Akbar Tandaniria yang Disita KPK Akan Dikembalikan

Akbar Adik Mantan Bupati Lampura Lunasi Rp3,2 Miliar Kerugian Negara

Akbar Adik Mantan Bupati Lampura Jalani Masa Tahanan di Lapas Rajabasa

Menurut Kalapas Rajabasa Maizar, Agung dinyatakan bebas bersyarat setelah menjalani 2/3 masa pidana dan telah melunasi seluruh denda serta uang pengganti yang dibebankan kepadanya.

“Agung Ilmu mangkunegara pidana 5 tahun. mendapatkan pembebasan bersyarat setelah menjalani 2/3 masa pidana dan menjalani sebagian pidana penjara pengganti kerugian negara,” kata Kalapas Rajabasa Maizar.

Maizar melanjutkan, Agung telah membayar lunas denda dan membayar kerugian negara Rp57,8 miliar dari total kerugian negara Rp63 miliar subsider penjara 1 tahun 6 bulan.

“Sisa yang tidak dibayarkan Rp5,6 miliar diganti dengan pidana penjara selama 1 bulan 18 hari,” lanjutnya.

Diketahui, tahun 2020, Agung mulanya divonis Majelis Hakim PN Tipikor Tanjungkarang hukuman penjara selama 7 tahun, dan dikenakan pidana denda Rp750 juta, subsidair 8 bulan kurungan penjara.

Ia juga dibebankan Rp74,6 miliar subsidair 2 tahun kurungan penjara karena terbukti menerima suap proyek Dinas PUPR dan Dinas Perdagangan saat menjabat bupati.

Usai mengajukan peninjauan kembali (PK), hukuman Agung dikurangi dari 7 tahun penjara menjadi 5 tahun pidana. Kemudian, uang pengganti dari Rp74 miliar dikurangi menjadi Rp63 miliar subsider 1 tahun 6 bulan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *