JakartaNasionalPemerintahanPRESIDEN RI

Jokowi Kasus Gaya Hidup Anak Pejabat Ditjen Pajak : Wajar Rakyat Marah

Avatar photo
27
×

Jokowi Kasus Gaya Hidup Anak Pejabat Ditjen Pajak : Wajar Rakyat Marah

Sebarkan artikel ini

TINTAINFORMASI.COM, JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan anak pejabat Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Rafael Alun Trisambodo (RAT).

Menurut Jokowi, kasus yang menjerat Mario Dandy Satrio (MDS) telah membuat publik marah. Ia pun menilai rakyat pantas marah terhadap perilaku anak pejabat tersebut.

“Kalau seperti itu ya, kalau menurut saya, ya pantas rakyat kecewa karena pelayanannya dianggap tidak baik, kemudian aparatnya, perilakunya jemawa, dan pamer kuasa, kemudian pamer kekayaan, hedonis,” kata Jokowi saat membuka Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Kamis (2/3/2023).

Jokowi mengaku mengetahui kekecewaan masyarakat atas kasus Mario. Termasuk gaya hedon pejabat Ditjen Bea Cukai Kemenkeu Eko Darmanto yang sering pamer kekayaan di media sosial.

“Dari komentar yang saya baca baik di lapangan, maupun di media sosial karena peristiwa di pajak dan di bea cukai, Saya tau betul, mengikuti kekecewaan masyarakat terhadap aparat kita,” ujarnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengingatkan, inti dari program reformasi birokrasi yang selama ini dijalankan oleh pemerintah adalah rakyat terlayani dengan baik, secara efektif dan akuntabel.

Jangan sampai, menurut Jokowi, aparat pemerintah memberikan pelayanan yang tidak baik, apalagi disertai dengan perilaku yang kerap arogan dan pamer kekuasaan serta pamer harta.

“Dan hati-hati tidak hanya urusan pajak dan bea cukai, ada kepolisian dan juga aparat hukum lainnya, ada birokrasi yang lainnya,” imbuhnya.

Diketahui, nama Rafael Alun Trisambodo mencuat dalam beberapa hari terakhir karena kekerasan brutal yang dilakukan oleh anaknya, Mario, terhadap pelajar bernama David di wilayah Jakarta Selatan.

Kekerasan yang dilakukan Mario Dandy terekam dalam sebuah video dan viral di media sosial. Kasus penganiayaan itu turut menguak sikap Mario Dandy yang kerap pamer kendaraan mewah di media sosial.

Belakangan diketahui Mario Dandy merupakan anak pejabat pajak eselon III bernama Rafael Alun Trisambodo yang memiliki harta kekayaan hingga Rp56 miliar.

Jumlah kekayaan Rafael dianggap tidak sesuai dengan profilnya. Inspektorat Jenderal Kemenkeu dan KPK sedang memeriksa harta dan aset Rafael. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *