Bandar Lampung

Tindakan Intimidasi Juga Menyasar kepada Para Wartawan Yang Meliput Persidangan Kasus Tipu Gelap Proyek Lampung Selatan di PN Tanjungkarang

Avatar photo
4
×

Tindakan Intimidasi Juga Menyasar kepada Para Wartawan Yang Meliput Persidangan Kasus Tipu Gelap Proyek Lampung Selatan di PN Tanjungkarang

Sebarkan artikel ini

TINTAINFORMASI.COM, BANDAR LAMPUNG — Para oknum yang menebar intimidasi ternyata sedang mengidap penyakit “Kekhawatiran” yang berlebihan, itu mungklin disebabkan rasa bersalah yang selalu mendera perasaannya.

Pada pemberitaan sebelumnya bahwa tersangka Akbar Bintang Putranto yang berada di Rutan Bandarlampung juga didatangi orang diluar jam besuk dengan melakukan intimidasi agar terdakwa dalam persidangan jangan membawa-bawa nama Bupati dan Istrinya.

Teror intimidasi ini juga ternyata berlanjut dan menyasar kepada para Wartawan yang sedang melakukan tugas peliputan tentang jalannya persidangan kasus penipuan dan penggelapan proyek Kabupaten Lampung Selatan dengan terdakwa Akbar Bintang Putranto.

Dalam sidang lanjutan tersebut, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tanjung Karang menghadirkan para saksi yaitu Bupati H. Nanang Ermanto dan istrinya Hj. Winarni Nanang Ermanto.

Intimidasi ini dialami oleh Diyon wartawan Lampung TV. Ketika itu, dia ingin mengambil video sang Bupati yang akan mengikuti proses persidangan, disaat itu datang dua orang pria yang diduga pengawal Nanang mendatangi tempat duduk Diyon.

Kedua pria itu kemudian memegangi kedua tangan Diyon dan melarang merekam gambar serta meminta dirinya untuk berduel di luar gedung persidangan.

“Bro ayo keluar, lu laki kan,” kata Diyon memperagakan perbincangan yang disampaikan oleh dua pria tersebut.

Aksi intimidasi itu terhenti ketika Hakim menegur keributan yang terjadi di ruang persidangan.

Lagi-lagi, aksi intimidasi itu kembali terjadi ketika salah satu pria tadi kembali mendatangi Diyon.

Dia mengatakan, ciri-ciri pria tersebut mengenakan baju berwarna putih dengan gaya rambut sedikit cepak.

“Iya dia datang lagi tadi, ngajak keluar. Kata dia bro lu tadi kan rekam gua kan. Kita hapus aja, kita keluar yok,” ucap Diyon. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *