Lampung Timur

Belum Lunasi Komite 3,5 juta SMA 1 Bandar Sribawono Tahan Ijazah Siswa

Avatar photo
659
×

Belum Lunasi Komite 3,5 juta SMA 1 Bandar Sribawono Tahan Ijazah Siswa

Sebarkan artikel ini
Belum lunasi komite 3,5 juta SMA 1 Bandar sribawono tahan ijazah siswa

 

Tintainformasi.com, Lampung timur  Lantaran belum bisa melunasi uang komite sebesar 3,5 Juta Rupiah, salah seorang siswa SMAN 1 Bandar Sribhawono, Lampung Timur yang telah lulus tak bisa mendapatkan Ijazahnya atau di tahan oleh pihak sekolahan.

“Harus lunas dulu uang komite sebesar 3,5 Juta Rupiah, baru bisa mendapatkan ijazahnya” ungkap DS, siswi kelas 12 jurusan IPS di SMAN I Bandar Sribhawono, Lampung Timur itu.

Karena mendesak untuk keperluan mendaftarkan diri ke salah satu Universitas sembari bekerja, dirinya di dampingi keluarganya mendatangi sekolahan untuk ikut membubuhkan sidik jari di atas Ijazahnya pada Kamis (13/6/2024).

Namun, usai membubuhkan tanda tangan serta sidik jari, siswi DS tersebut tak diberikan ijazah kelulusannya karena belum melunasi tunggakan uang komitenya. Sementara temanya yang telah melunasi, bisa mendapatkan ijazah tersebut.

“Tetap harus melunasi tunggakannya, baru bisa dapat ijazahnya. Tidak hanya Saya saja, tetapi ada beberapa teman sekelasku juga tak berani ambil ijazah karena belum bisa melunasi tunggakannya” ujar anak perempuan seorang pedagang Nasi Goreng itu dengan raut sedih.

Salah satu keluarganya yang mendampingi siswi tersebut lalu mempertanyakan hal itu langsung kepada pihak sekolahan. Mereka ditemui Nengah Darmayasa, salah satu Guru bahasa mewakili pihak sekolahan.

Menurutnya, tahun ini SMAN 1 Bandar Sribhawono, Lampung Timur untuk kelas 12 telah meluluskan sekitar 314 siswa. Sedangkan jumlah keseluruhan siswa sekitar 1000-an anak didik.

Pihak sekolah juga membantah melakukan penahanan ijazah para anak didik yang telah lulus sekolah karena belum melunasi tunggakan uang komite. Mereka berdalih karena telah terjadi kesepakatan antara wali murid saat musyawarah pada awal masuk sekolah.

“Pihak Sekolah tidak menahan Ijazah Siswa. Namun, orang tua murid berkewajiban membayar dana komite sebesar kesepakatan sebelumnya” kata Nengah Darmayasa.

Usai keluarga siswa menyampaikan beberapa alasan, pihak sekolah memberi keringanan kepada keluarga DS untuk membayar uang komite sebesar 1 Juta saja dengan cara di tempo dan mempersilahkan untuk mengambil ijazahnya tersebut. (Team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *