BERITAJawa Timur

Nur Faizin Suarakan Bahaya Rokok Ilegal, GASI Dukung Sepenuhnya

256
×

Nur Faizin Suarakan Bahaya Rokok Ilegal, GASI Dukung Sepenuhnya

Sebarkan artikel ini

Tintainformasi.com, Madura, – Seruan pemberantasan rokok ilegal di Madura semakin lantang setelah Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur asal Madura, Nur Faizin, menyoroti masifnya peredaran barang haram pajak tersebut.

Dukungan penuh datang dari Gerakan Aliansi Sosial Indonesia (GASI) yang menilai keberanian Nur Faizin sebagai langkah politik penting dalam melawan mafia rokok ilegal.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Ketua GASI, Achmad, menegaskan bahwa peredaran rokok ilegal bukan hanya urusan pendapatan negara, tetapi juga ancaman nyata terhadap pelaku usaha yang patuh aturan.
“Rokok ilegal ini merusak pasar, menghancurkan iklim persaingan usaha, dan pada akhirnya rakyat kecil yang jujur justru jadi korban. GASI berdiri bersama Pak Nur Faizin, ini bukan sekedar wacana, tapi perjuangan melawan kejahatan terorganisir,” tegas Achmad, Sabtu (23/8/2025).

Menurut Achmad, dalih bahwa penindakan rokok ilegal menekan rakyat kecil adalah narasi menyesatkan, ia menyebut kritik dari sebagian NGO justru rawan dipakai sebagai tameng oleh cukong-cukong besar yang mencari keuntungan dari celah hukum.
“Kalau rokok ilegal terus dibiarkan, yang diuntungkan hanya mafia, masyarakat kecil justru makin terjerat dalam praktek ilegal yang tak punya masa depan, jalan keluarnya adalah memperkuat aturan, memberikan akses legal, bukan melegitimasi pelanggaran,” tegasnya.

Nur Faizin sebelumnya menekankan bahwa rokok ilegal bukan sekedar masalah ekonomi, melainkan cermin lemahnya pengawasan aparat, ia mendesak langkah nyata dari penegak hukum agar jaringan produsen dan distributor rokok ilegal di Madura tidak lagi leluasa beroperasi.

GASI menilai langkah politik seperti yang diambil Nur Faizin sangat diperlukan, selama ini, meski Bea Cukai dan kepolisian gencar melakukan penyitaan hingga pemusnahan jutaan batang rokok ilegal, peredaran tetap marak karena kurangnya dukungan politik dari elite daerah.
“Nur Faizin berani mengambil sikap. Melawan rokok ilegal berarti melawan mafia, melawan kerusakan sistem, sekaligus memperjuangkan keadilan fiskal bagi negara, dukungan seperti ini harus diperbanyak, bukan dibungkam,” ujar Achmad.

Dengan pernyataan itu, GASI menegaskan bahwa perang terhadap rokok ilegal di Madura bukan lagi pilihan, melainkan keharusan, negara tidak hanya berhak, tapi wajib melindungi penerimaan pajak sekaligus memastikan masyarakat kecil tidak terus dijadikan korban praktek usaha haram yang merugikan semua pihak.

Memuat judul...


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Thanks!