Pesawaran Lampung,
Tintainformasi.com —
“Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Kabupaten Pesawaran, Bapak (H.AROHMAN R.SE), menyampaikan harapannya agar seluruh elemen masyarakat tetap menjaga ketenangan dan keharmonisan meskipun wilayah tersebut sedang menghadapi tantangan kondisi defisit keuangan yang cukup signifikan.21.01.2026
Dalam rapat koordinasi dengan para pengurus DPC PWDPI se-Kabupaten Pesawaran yang diadakan di Aula Kantor DPC PWDPI Kecamatan Kedondong kabupaten Pesawaran, Bapak Ketua menjelaskan bahwa berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Keuangan Kabupaten Pesawaran, defisit anggaran yang terjadi saat ini merupakan akumulasi dari berbagai faktor, antara lain penurunan pendapatan asli daerah (PAD) akibat fluktuasi harga komoditas utama wilayah, serta peningkatan beban pengeluaran untuk pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar masyarakat.
“Kita menyadari bahwa kondisi defisit keuangan menjadi perhatian bersama, terutama bagi masyarakat yang mungkin khawatir akan dampaknya terhadap pelayanan publik dan pembangunan daerah. Namun, dalam situasi seperti ini, yang paling penting adalah kita semua tetap tenang, tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak jelas, dan bersinergi untuk mencari solusi bersama,” ujarnya dalam sambutannya.
Ketua DPC PWDPI juga menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah Kabupaten Pesawaran, termasuk mengadakan pertemuan dengan Bupati Pesawaran dan jajaran kepala dinas terkait untuk memahami secara mendalam rencana penanganan defisit keuangan yang sedang disusun. Beberapa poin strategi yang akan dijalankan antara lain optimalisasi penerimaan pajak dan retribusi daerah, efisiensi pengeluaran tanpa mengorbankan kualitas pelayanan dasar, serta upaya peningkatan kerja sama dengan pihak swasta dan pemerintah pusat untuk mendapatkan bantuan serta investasi yang produktif.
“Kami sebagai Lembaga Persatuan wartawan Duta pena Indonesia (PWDPI) memiliki peran penting sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat. Oleh karena itu, kami akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai kondisi keuangan daerah dengan cara yang jelas dan mudah dipahami, serta mengajak seluruh komponen masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mendukung program-program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian daerah,” tambahnya.
Selain itu, Ketua DPC PWDPI juga mengimbau para pemimpin masyarakat, tokoh agama, dan tokoh muda di Kabupaten Pesawaran untuk bersama-sama menjaga stabilitas sosial. Ia menekankan bahwa ketenangan masyarakat adalah modal utama bagi daerah untuk dapat fokus pada upaya pemulihan dan pengembangan ekonomi, sehingga kondisi defisit keuangan dapat segera diatasi dengan baik.
“Kita harus bersatu dalam menghadapi tantangan ini. Jangan biarkan kondisi keuangan yang sedang sulit ini memicu konflik atau ketidakstabilan di tengah masyarakat. Setiap langkah yang kita lakukan harus berdasarkan pada kepentingan bersama dan tujuan untuk kemajuan Kabupaten Pesawaran,” pungkasnya.
Pada akhir rapat, para pengurus DPC PWDPI se-Kabupaten Pesawaran juga sepakat untuk membentuk tim khusus yang akan melakukan pendataan dan evaluasi terhadap berbagai program pemerintah daerah yang berhubungan dengan pengelolaan keuangan, serta memberikan masukan konstruktif yang dapat membantu pemerintah dalam menyusun kebijakan yang lebih efektif dan efisien.
(Red Tinta)

