Tintainformasi.com, Lampung Tengah, 18 Januari 2026 — Penggiat media sosial sekaligus konten kreator asal Lampung Tengah wilayah barat, Rayyan—dikenal juga dengan nama Andres—bersama masyarakat Kecamatan Pubian, khususnya Kampung Payung Batu, menggelar aksi tabur lele di ruas jalan kampung yang mengalami kerusakan parah.
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes damai sekaligus upaya menagih janji perbaikan infrastruktur yang pernah disampaikan saat kampanye Pilkada 2024.Aksi berlangsung di jalan utama Kampung Payung Batu yang kondisinya berlubang dan tergenang air. Warga menilai kerusakan jalan telah berlangsung lama dan berdampak pada aktivitas ekonomi, pendidikan, serta keselamatan pengguna jalan.
Dengan menabur benih lele di genangan air pada badan jalan, warga ingin menyampaikan pesan simbolik tentang parahnya kondisi infrastruktur tersebut.Rayyan/Andres menyampaikan bahwa aksi ini digagas secara swadaya dan terbuka, tanpa muatan kepentingan pribadi maupun afiliasi politik tertentu.
“Ini adalah bentuk aspirasi warga. Kami ingin pemerintah daerah hadir dan menepati komitmen yang pernah disampaikan kepada masyarakat Payung Batu,” ujarnya di lokasi kegiatan.
Menurut keterangan warga, pada masa kampanye Pilkada 2024 di Lapangan Merdeka Kampung Payung Batu, Gubernur Lampung Mirzani serta penerus Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, menyampaikan komitmen untuk memperbaiki akses jalan yang menjadi urat nadi mobilitas warga Pubian. Namun hingga awal 2026, warga menilai belum ada kepastian waktu maupun langkah konkret terkait realisasi perbaikan tersebut.
Tokoh masyarakat setempat menegaskan bahwa aksi tabur lele dilakukan secara tertib dan damai. Mereka berharap pemerintah provinsi maupun kabupaten segera menindaklanjuti aspirasi warga melalui perencanaan dan penganggaran yang jelas.
“Kami hanya meminta kepastian dan realisasi, bukan janji berulang,” kata salah seorang perwakilan warga.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Provinsi Lampung maupun Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah terkait tuntutan warga Payung Batu. Masyarakat berharap dialog terbuka dapat segera dilakukan agar solusi perbaikan jalan dapat direalisasikan demi kepentingan bersama.
Berita ini disusun berdasarkan keterangan di lapangan dan pernyataan pihak terkait, dengan mengedepankan asas keberimbangan, akurasi, dan praduga tak bersalah sesuai Kode Etik Jurnalistik.
(Edi s)

