Tintainformasi.com, Kayuagung — Wakapolda Sumatera Selatan, Rony Samtana, menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) selama bulan Ramadhan. Hal ini disampaikan saat Safari Ramadhan di Masjid Al Mahdi Kutaraya, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Kamis (26/2/2026).
Dalam sambutannya, Rony Samtana menegaskan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab Polri semata, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Ia mengajak seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, dan masyarakat, untuk bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif selama bulan suci Ramadhan.
“Keamanan bukan hanya tugas Polri semata, melainkan tanggung jawab kita bersama. Dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik antara pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, dan masyarakat, kita dapat menjaga Sumatera Selatan, khususnya Kabupaten OKI, tetap damai dan harmonis,” tegas Wakapolda Sumsel.
Sementara itu, Kapolres OKI, Eko Rubiyanto, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh pimpinan Polda Sumsel kepada masyarakat OKI. Ia menegaskan bahwa Polres OKI siap menindaklanjuti arahan pimpinan dan terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
“Kami siap menindaklanjuti arahan pimpinan dan terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat. Safari Ramadhan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Polres OKI untuk semakin humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat,” ungkap Eko Rubiyanto.
Bupati OKI, Muchendi Mahzareki, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyambut baik Safari Ramadhan yang dilaksanakan oleh Wakapolda Sumsel. Ia menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh Polri kepada masyarakat OKI.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Bapak Wakapolda dan jajaran Polda Sumsel di Kabupaten OKI. Semoga kegiatan ini dapat semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga Kamtibmas,” ujar Muchendi.
Safari Ramadhan ini bukan hanya tentang bantuan yang disalurkan, tetapi juga tentang pesan moral yang ditanamkan—bahwa kebersamaan, empati, dan sinergi adalah kunci utama dalam membangun daerah yang aman, religius, dan sejahtera. (Abbas PPWI)

