Media Tintainfomasi.com online dan tv kab Merangin Muara Kibul – Semangat kolaborasi mewarnai bulan suci Ramadhan di wilayah hukum Polsek Tabir Ulu. Bersama Pemerintah Kecamatan dan Desa Muara Kibul, pihak kepolisian menggelar rangkaian Safari Ramadhan yang unik dengan melibatkan santri dari Pondok Pesantren Islahulhaddad sebagai garda terdepan syiar agama.
Mengangkat tema “Santri Berbakti Menebar Cahaya Al-Qur’an di Penjuru Desa”, kegiatan ini menjadi simbol bersatunya elemen Umaro (pemerintah/aparat) dan Ulama demi kemaslahatan masyarakat luas.
Pesan Kamtibmas Lewat Jalur Religi
Kapolsek Tabir Ulu , Iptu Supranata SH MH menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat saat Ramadhan bukan sekadar menjaga keamanan fisik, tapi juga membangun kedekatan emosional melalui ibadah.
“Kami ingin menciptakan suasana Ramadhan yang sejuk. Dengan melibatkan santri Ponpes Islahulhaddad, pesan-pesan Kamtibmas seperti pencegahan kenakalan remaja dan kerukunan antarwarga dapat kami sampaikan dengan bahasa yang lebih menyentuh hati. Inilah wujud nyata sinergi Umaro dan Ulama,” ujar Kapolsek saat ditemui di Desa Muara Kibul.
Dukungan Penuh Pemerintah Kecamatan
Senada dengan Kapolsek, Camat Tabir Barat, Abdul Rahman Sp, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif yang menempatkan santri sebagai aktor utama dalam Safari Ramadhan tahun ini.
“Pemerintah Kecamatan sangat mendukung program ini. Para santri adalah aset desa. Ketika mereka turun menebar cahaya Al-Qur’an ke penjuru desa, kita sedang membangun pondasi spiritual yang kuat bagi masyarakat. Jika ulama dan pemerintah sudah bersatu, insya Allah kemaslahatan umat akan terwujud dengan sendirinya,” tegas Camat.
Santri Sebagai Penggerak Syiar
Selama kegiatan berlangsung, para santri Ponpes Islahulhaddad mengambil peran penting mulai dari menjadi imam shalat berjamaah hingga mengisi tausiyah singkat. Fokus utama mereka adalah menghidupkan kembali kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an di setiap masjid dan mushalla yang dikunjungi.
Kepala Desa Muara Kibul Juli Hendra Saputra ST juga menambahkan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif bagi para pemuda di desanya untuk lebih aktif beribadah dan menjauhi hal-hal negatif selama bulan puasa.Sinergi Umaro dan Ulama, Kapolsek tabir ulu, Camat Tabir Barat dan Kades Muara kibul Gandeng Santri Ponpes Islahulhaddad dalam Safari Ramadhan
MUARA KIBUL – Semangat kolaborasi mewarnai bulan suci Ramadhan di wilayah hukum Polsek Tabir Ulu. Bersama Pemerintah Kecamatan dan Desa Muara Kibul, pihak kepolisian menggelar rangkaian Safari Ramadhan yang unik dengan melibatkan santri dari Pondok Pesantren Islahulhaddad sebagai garda terdepan syiar agama.
Mengangkat tema “Santri Berbakti Menebar Cahaya Al-Qur’an di Penjuru Desa”, kegiatan ini menjadi simbol bersatunya elemen Umaro (pemerintah/aparat) dan Ulama demi kemaslahatan masyarakat luas.
Pesan Kamtibmas Lewat Jalur Religi
Kapolsek Tabir Ulu , Iptu Supranata SH MH menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat saat Ramadhan bukan sekadar menjaga keamanan fisik, tapi juga membangun kedekatan emosional melalui ibadah.
“Kami ingin menciptakan suasana Ramadhan yang sejuk. Dengan melibatkan santri Ponpes Islahulhaddad, pesan-pesan Kamtibmas seperti pencegahan kenakalan remaja dan kerukunan antarwarga dapat kami sampaikan dengan bahasa yang lebih menyentuh hati. Inilah wujud nyata sinergi Umaro dan Ulama,” ujar Kapolsek saat ditemui di Desa Muara Kibul.
Dukungan Penuh Pemerintah Kecamatan
Senada dengan Kapolsek, Camat Tabir Barat, Abdul Rahman Sp, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif yang menempatkan santri sebagai aktor utama dalam Safari Ramadhan tahun ini.
“Pemerintah Kecamatan sangat mendukung program ini. Para santri adalah aset desa. Ketika mereka turun menebar cahaya Al-Qur’an ke penjuru desa, kita sedang membangun pondasi spiritual yang kuat bagi masyarakat. Jika ulama dan pemerintah sudah bersatu, insya Allah kemaslahatan umat akan terwujud dengan sendirinya,” tegas Camat.
Santri Sebagai Penggerak Syiar
Selama kegiatan berlangsung, para santri Ponpes Islahulhaddad mengambil peran penting mulai dari menjadi imam shalat berjamaah hingga mengisi tausiyah singkat. Fokus utama mereka adalah menghidupkan kembali kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an di setiap masjid dan mushalla yang dikunjungi.
Kepala Desa Muara Kibul Juli Hendra Saputra ST juga menambahkan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif bagi para pemuda di desanya untuk lebih aktif beribadah dan menjauhi hal-hal negatif selama bulan puasa.
(Riyan)

