BERITALampung Tengah

PTPN Nusantara VII Jangan Cuma Mau Enaknya, Hak Warga Jangan Diabaikan!

136
×

PTPN Nusantara VII Jangan Cuma Mau Enaknya, Hak Warga Jangan Diabaikan!

Sebarkan artikel ini

Tintainformasi.com, Lampung Tengah —Penutupan jalan milik warga di Gunung Raya, Kecamatan Pubian, membuka fakta yang selama ini seolah ditutup-tutupi. Kendaraan pengangkut sawit milik PTPN Nusantara VII mendadak kelabakan mencari akses keluar. Mengapa? Karena jalan yang selama ini mereka gunakan ternyata adalah milik pribadi warga — dan sudah puluhan tahun dipakai tanpa kejelasan kompensasi.

Ini bukan soal baru, bertahun-tahun kendaraan perusahaan bebas melintas di tanah masyarakat tanpa tanggung jawab yang jelas. Saat warga menutup aksesnya sendiri, barulah terlihat betapa perusahaan bergantung pada jalan rakyat.
Ironisnya, perusahaan memiliki lahan yang sangat luas. Namun membangun jalan sendiri di atas tanah miliknya tampaknya bukan pilihan. Lebih mudah “menumpang” di tanah warga, lebih hemat biaya, dan yang menanggung dampaknya adalah masyarakat kecil.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Kini setelah jalan Gunung Raya ditutup, akses dialihkan lagi melalui tanah warga di Tias Bangun, Kecamatan Pubian. Polanya sama: gunakan dulu, urusan hak belakangan.
Pertanyaannya sederhana: Sampai kapan perusahaan besar bergantung pada tanah rakyat tanpa penyelesaian yang adil?
Apakah masyarakat kecil harus terus mengalah demi kenyamanan operasional perusahaan?

Baca juga:  PPG dan IASH Berkolaborasi Tingkatkan Pengalaman Bagi Penumpang Pesawat di Bandara

Warga tidak menolak pembangunan. Warga tidak anti investasi. Tapi keadilan harus ditegakkan. Hak masyarakat harus dihargai. Jangan sampai perusahaan negara justru mengabaikan rakyat yang ada di sekitar wilayah operasionalnya.
Kami meminta pemerintah daerah dan pihak terkait untuk segera turun tangan. Jangan biarkan masalah ini berlarut-larut. Keadilan untuk warga Pubian bukan pilihan — itu kewajiban.(Edi s)

Memuat judul...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *