Tintainformasi.com, Lampung Selatan — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyatakan layanan penyeberangan lintasan Bakauheni-Merak pada angkutan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 berjalan lancar, aman, dan terkendali.
Direktur Utama ASDP Heru Widodo, dalam keterangannya, di Lampung Selatan, Lampung, Rabu, menyampaikan di tengah peningkatan aktivitas masyarakat yang signifikan, layanan penyeberangan tetap mampu beroperasi secara optimal.
Hal itu tercermin dari kelancaran arus layanan yang terjaga serta distribusi trafik yang semakin merata di berbagai lintasan termasuk Pelabuhan Bakauheni pada periode puncak arus mudik dan balik Lebaran.
“Capaian kelancaran layanan serta distribusi trafik yang semakin merata, bahkan pada puncak arus, merupakan hasil dari kesiapan operasional yang telah dirancang secara komprehensif jauh sebelum periode angkutan Lebaran dimulai. Optimalisasi armada yang didukung penguatan digitalisasi layanan menjadi kunci utama dalam menjaga kinerja penyeberangan tetap andal,” ujar Heru.
Menurutnya, mudik Lebaran bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan denyut besar mobilitas nasional yang mempertemukan jutaan cerita, harapan, dan kerinduan dalam satu momentum.
Oleh karena itu, kata dia lonjakan pergerakan kembali terjadi dengan intensitas yang lebih tinggi, namun tetap mampu dikelola secara optimal melalui kesiapan sistem dan kolaborasi lintas sektor yang solid.
“Berbagai langkah antisipatif dilakukan secara terukur, mulai dari pengaturan pola operasi kapal berbasis kebutuhan harian, penerapan skema tiba-bongkar-berangkat saat terjadi kepadatan, delaying system melalui titik buffer zone, pemanfaatan digitalisasi Ferizy, hingga kebijakan stimulus berupa diskon tarif dan single tarif guna mendorong distribusi perjalanan yang lebih merata dan inklusif,” ucap dia.
Keberhasilan ini, katanya, juga diperkuat oleh koordinasi intensif lintas sektor.
Kolaborasi ini menjadi kunci penting untuk memastikan masyarakat dapat melaksanakan perjalanan mudik dan arus balik dengan aman, selamat, dan lancar.
“Penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun ini merupakan kerja besar bersama, yang melibatkan koordinasi lintas sektor secara intensif, baik antar kementerian, lembaga, pemerintah daerah, operator transportasi, maupun seluruh pemangku kepentingan terkait lainnya,” ucapnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Heru juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh seluruh pihak dalam menjaga kelancaran layanan.
“Kami mengapresiasi kolaborasi erat Danantara Indonesia, BP BUMN, Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Kemenko PMK, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan, Kepolisian RI, TNI, BUMN transportasi, asosiasi penyeberangan, serta seluruh masyarakat pengguna jasa feri. Kepatuhan masyarakat dalam merencanakan perjalanan sejak dini dan melakukan pembelian tiket melalui Ferizy sangat berkontribusi dalam menjaga kelancaran arus mudik dan balik,” ujarnya.
Dengan dukungan kesiapan operasional yang matang serta koordinasi lintas sektor yang solid, ASDP akan terus memperkuat komitmennya untuk melakukan evaluasi berkelanjutan dan menghadirkan layanan penyeberangan yang semakin andal dan berorientasi pada kebutuhan pengguna jasa di seluruh Indonesia.
“Sebagai penghubung vital dalam sistem transportasi nasional, kami berkomitmen untuk terus menjaga kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan layanan, sekaligus menghadirkan pengalaman penyeberangan yang prima bagi seluruh masyarakat,” sebut Heru.
(Team.red)

