BERITALampungWay Kanan

Darlian Pone Buka Muscam PK Partai Golkar Kecamatan Kasui, Dilanjutkan Gerakan Lampung Menanam

30

Tintainformasi.com, Way Kanan, — Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Kecamatan Kasui sukses menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam) pada Sabtu (18/4/2026) dengan penuh semangat konsolidasi dan kebersamaan. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat struktur organisasi serta soliditas kader Partai Golkar di tingkat kecamatan.

Muscam secara resmi dibuka oleh Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Way Kanan,
Dr. Darlian Pone, S.H., S.E., M.H., M.M, dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya menjaga kekompakan kader dan memperkuat kerja-kerja politik yang terarah guna memenangkan Partai Golkar di berbagai agenda politik ke depan.

Dalam forum Muscam tersebut, Eduarsyah kembali terpilih sebagai Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Kecamatan Kasui untuk masa bakti 2026–2031 secara aklamasi, sebagai bentuk kepercayaan penuh dari seluruh kader.

Sidang Muscam dipimpin oleh unsur DPD Partai Golkar Kabupaten Way Kanan, yakni Wakil Ketua Bidang Pemuda, I Gede Aditya Sukantra, S.T.P., M.M, yang juga menjabat sebagai Ketua PD AMPG Kabupaten Way Kanan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Way Kanan, Bambang Irawan, S.M, Bendahara Aswir, serta pengurus DPD lainnya di antaranya Edi Gunawan, Citra Dianto, Dedi Gunawan, Agung Oganda Putra, S.Mat., Mislena, dan M. Ikbal. Hadir pula jajaran Fraksi Partai Golkar secara lengkap, yaitu Bambang Irawan, I Nyoman Karinu, Aswir, Pansebon, dan Sayu Marsih.

Setelah pelaksanaan Muscam, kegiatan dilanjutkan dengan Gerakan Lampung Menanam (GELAM) sebagai wujud nyata kepedulian Partai Golkar terhadap lingkungan serta bentuk dukungan terhadap program penghijauan dan ketahanan pangan di daerah.

Kegiatan ini mengusung semangat “Golkar Solid, Indonesia Maju”, sekaligus menegaskan bahwa Partai Golkar tidak hanya fokus pada konsolidasi organisasi, tetapi juga aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial dan pembangunan berkelanjutan di tengah masyarakat. (*)

Exit mobile version