BERITALampungTanggamus

Tanpa Data, Semua Jadi Sia-sia! Wabup Agus Suranto Pimpin Komitmen EPSS 2026 di Tanggamus

32

TINTAINFORMASI.COM, TANGGAMUS – Wakil Bupati Tanggamus, Agus Suranto, memimpin langsung penandatanganan Komitmen Bersama Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2026 di Aula Kantor Kecamatan Talang Padang, Rabu, 29 April 2026.

Momen ini bukan sekadar seremoni. Bersamaan dengan itu, juga dicanangkan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) 2026 sebagai langkah konkret memperkuat budaya data hingga ke tingkat pekon.

Kegiatan yang digelar secara hybrid sejak pukul 08.30 WIB ini turut dihadiri Kepala BPS Tanggamus Niken Hariyanti, Kepala Dinas Kominfo Suhartono, Kepala Bapperida Doni Sengaji Berisang, serta Kepala Dinas PMD Arpin.

Dalam tata kelola data daerah, Dinas Kominfo berperan sebagai wali data, sementara Bapperida sebagai koordinator data, memastikan seluruh proses pengelolaan data berjalan terarah, terintegrasi, dan sesuai prinsip Satu Data Indonesia.

Program Gagal Bukan Karena Anggaran, Tapi Data

Dalam sambutannya, Wabup Agus Suranto menegaskan persoalan klasik pembangunan bukan terletak pada minimnya anggaran, melainkan kualitas data.

“Banyak program pemerintah gagal tepat sasaran, bukan karena kekurangan anggaran, tetapi karena data yang digunakan tidak akurat, tidak mutakhir, dan tidak terintegrasi,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pekon tidak boleh lagi hanya menjadi objek pendataan.

“Pekon hari ini tidak bisa lagi hanya menjadi objek pendataan, tetapi harus menjadi subjek yang mampu mengelola datanya sendiri,” lanjutnya.

Lebih jauh, Agus menyoroti pentingnya kolaborasi lintas OPD.

“Saya berharap seluruh perangkat daerah tidak lagi bekerja sendiri-sendiri dalam pengelolaan data. Ego sektoral harus dikurangi. Data harus menjadi bahasa bersama dalam pengambilan kebijakan,” harapnya.

5 Komitmen Kunci: Dari Data Akurat hingga Satu Data Indonesia

Penandatanganan Komitmen Bersama EPSS 2026 memuat lima poin utama:

Meningkatkan kualitas statistik sektoral secara berkelanjutan

Memperkuat tata kelola data yang akurat dan terpadu

Mendorong kolaborasi antar perangkat daerah

Mendukung pelaksanaan EPSS 2026 secara optimal

Mewujudkan Satu Data Indonesia di Tanggamus

Komitmen ini menjadi fondasi dalam setiap proses perencanaan hingga evaluasi pembangunan berbasis data.

Kepala BPS: Desa Cantik Bukan Sekadar Seremonial

Kepala BPS Tanggamus, Niken Hariyanti, menegaskan bahwa program Desa Cantik adalah transformasi nyata, bukan kegiatan simbolis.

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi langkah nyata untuk membangun budaya statistik yang baik hingga ke tingkat pekon,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kesalahan data akan berdampak langsung pada arah kebijakan.

“Ketika data tidak akurat atau tidak terkelola dengan baik, maka risiko kesalahan sasaran program pembangunan menjadi semakin besar,” jelasnya.

Sejak 2022, program Desa Cantik telah berjalan di Tanggamus, dan pada 2026 kembali ditetapkan tiga pekon sebagai lokus pembinaan.

2 OPD Jadi Fokus, 3 Pekon Siap Dibina

Dalam pelaksanaan EPSS 2026, dua OPD ditetapkan sebagai lokus pembinaan, yakni:

Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura

Dinas Kesehatan

Sementara itu, tiga pekon dipilih untuk program Desa Cantik sebagai penguatan statistik di level desa.

Exit mobile version