Bandar LampungBERITAHUKUM & KRIMINAL

Tukang Becak jadi Korban Tabrak Lari di Pasar Kangkung, Toyota Vios BE 1648 RQ Kabur

118
×

Tukang Becak jadi Korban Tabrak Lari di Pasar Kangkung, Toyota Vios BE 1648 RQ Kabur

Sebarkan artikel ini

Tintainformasi.com, Bandar Lampung — Sebuah sedan hitam bernomor polisi BE 1648 RQ kabur usai menabrak seorang tukang becak di kawasan Pasar Kangkung, Jalan Laksamana Malahayati, Kelurahan Kangkung, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung, tepatnya di depan bengkel ban Multi Kencana Makmur (Hankook), Kamis, 16 April 2026, sekitar pukul 19.00 WIB.

Akibat kejadian tersebut, becak milik Hariri (62), warga Kebon Pisang, Jalan Ikan Pari Blok D, Kelurahan Teluk Betung Selatan, mengalami kerusakan cukup parah. Sementara korban mengalami keseleo pada kaki kanan.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Menurut saksi di lokasi, mobil yang diduga sedan Toyota Vios bernomor polisi wilayah Pesawaran tersebut melaju dengan kecepatan tinggi sebelum menabrak korban di persimpangan Pasar Kangkung.

“Tadi mobilnya ngebut banget bang, mobil Vios. Itu becak sama bapaknya sampe muter-muter. Ini platnya sampe copot,” ujar saksi yang berada di lokasi kejadian sambil menunjukkan pelat nomor kendaraan yang terlepas.

Sementara itu, Hariri mengaku peristiwa terjadi saat dirinya hendak menyeberang dari arah Pasar Kangkung atau Jalan Sultan Hasanuddin menuju Jalan Laksamana Malahayati. Namun, tiba-tiba mobil datang dari arah belakang dan langsung menghantam becaknya hingga terlempar dan berputar. Beruntung, korban tidak mengalami luka serius, hanya keseleo.

Baca juga:  Dana BOS SMPN 2 Tanjung Raja Diduga Dikorupsi, Masyarakat Desak Audit!

Warga sekitar yang melihat kejadian langsung membantu korban dan mengevakuasi becak yang sempat berada di tengah jalan.

Berdasarkan pengecekan sementara, becak korban mengalami kerusakan pada bagian as yang patah, gir depan bengkok, dan tidak dapat digunakan.

Korban berharap pengemudi yang diduga melakukan tabrak lari dapat bertanggung jawab dan mengganti biaya perbaikan. Menurutnya, becak tersebut merupakan satu-satunya alat untuk mencari nafkah.

“Ini becak untuk saya cari rezeki. Saya orang susah, warga belakang sini. Saya mau orang yang nabrak tadi nemuin saya, ya minimal ganti rugi,” ucap Hariri.

Saat ini, korban masih menunggu itikad baik dari pengemudi mobil tersebut. Sementara itu, pelat nomor kendaraan yang terlepas telah diamankan warga di kantor redaksi sinarlampung.co dan BNM RI yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian. (Red)

Memuat judul...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *