BERITADPRDLampungTanggamus

Viral Jembatan Putus di Tanggamus, DPRD Tekankan Kebutuhan Infrastruktur Permanen yang Lebih Aman

16

Tintainformasi.com, Tanggamus —
Putusnya jembatan gantung di Kabupaten Tanggamus setelah dilintasi kendaraan roda empat kembali menegaskan pentingnya pembangunan jembatan permanen di wilayah tersebut.

Peristiwa yang sempat viral ini terjadi karena jembatan digunakan tidak sesuai dengan fungsinya.

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung Mukhlis Basri mengatakan, jembatan gantung hanya berfungsi bagi pejalan kaki dan kendaraan ringan.

“Jembatan gantung itu bukan untuk mobil, tetapi dipaksakan melintas. Akhirnya putus dan kendaraan terjun,” ujarnya.

Ia menjelaskan pembangunan maupun perbaikan jembatan gantung bukan menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

Kewenangan tersebut berada pada pemerintah kabupaten atau melalui bantuan pemerintah pusat.

Pihaknya juga menerima informasi adanya bantuan presiden yang pelaksanaannya melibatkan TNI melalui Kodim.

Namun, hingga kini belum ada kepastian terkait pengajuannya.

“Pembangunan maupun perbaikan jembatan gantung itu bukan kewenangan pemerintah provinsi, melainkan pemerintah kabupaten atau melalui bantuan pemerintah pusat,” katanya.

“Kami juga mendapat informasi ada bantuan presiden yang pelaksanaannya oleh TNI melalui Kodim, namun sampai sekarang belum terkonfirmasi apakah pengajuannya sudah dilakukan atau belum,” lanjutnya.

Mukhlis menambahkan, jembatan gantung selama ini hanya bersifat sementara dan digunakan sebagai solusi darurat.

Karena itu, keberadaan jembatan permanen dinilai menjadi kebutuhan mendesak agar aktivitas masyarakat dapat berjalan lebih aman dan lancar.

“Biasanya jembatan gantung itu hanya sementara, sambil menunggu pembangunan jembatan permanen melalui penganggaran yang lebih besar,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan berbagai upaya pembangunan yang dilakukan tetap memberi manfaat bagi masyarakat, terutama dalam membuka akses wilayah.

Namun, ke depan diperlukan pembangunan infrastruktur yang lebih kuat dan layak guna mencegah kejadian serupa terulang.

“Siapapun yang membangun, tentu kita apresiasi karena itu membantu mobilitas masyarakat,” tutupnya.

(Team.red)

Exit mobile version