Bandar LampungHUKUM & KRIMINALPOLRI

Pelaku Curanmor Bersenpi Tembak Polisi Hingga Kritis

74

Tintainformasi.com, Bandar Lampung —Seorang anggota Kepolisian Daerah (Polda) Lampung, Brigadir Arya Supena, yang berugas di DitIntel Kamneg di Polda Lampung, menjadi korban penembakan saat mencoba menggagalkan aksi pencurian sepeda motor (curanmor). Peristiwa tragis ini terjadi di halaman Toko Yuzi Akmal, Jalan ZA. Pagaralam, Kelurahan Labuhan Ratu, Bandar Lampung, pada Sabtu pagi 9 Mei 2026 sekitar pukul 05.30 WIB.

Peristiwa bermula saat Brigadir Arya yang mengendarai sepeda motor Honda Beat Street tiba di lokasi kejadian. Setibanya di sana, ia memergoki dua orang pria mencurigakan yang tengah merusak kunci stang sepeda motor milik seorang karyawan toko, Nuraini Maya.

Melihat aksi tersebut, korban berusaha melakukan tindakan kepolisian dengan menegur kedua pelaku. Bukannya menyerah, salah satu pelaku justru mencabut senjata api dan melepaskan tembakan ke arah korban.

”Korban menegur pelaku, namun pelaku langsung mengeluarkan senjata api dan menembak. Peluru mengenai bagian samping kepala sebelah kanan dan tembus ke bagian kiri,” tulis laporan kronologis di lokasi kejadian.

Ketegangan sempat berlanjut saat pelaku hendak melarikan diri. Senjata api yang digunakan pelaku dilaporkan sempat terjatuh ke tanah. Namun, pelaku berhasil memungut kembali senjatanya sebelum memacu kendaraan untuk kabur.

Dalam pelariannya, kedua pelaku yang berboncengan tersebut sempat menodongkan senjata api ke arah seorang petugas kebersihan bernama Taufik yang berada di sekitar lokasi guna memastikan jalur pelarian mereka aman.

Saat ini, Brigadir Arya Supena dilaporkan dalam kondisi kritis dan tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung.

Di lokasi kejadian, pihak kepolisian telah mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya: Satu buah kunci T (diduga milik pelaku). Satu unit sepeda motor Honda Beat (target pencurian). Satu unit sepeda motor Honda Beat Street milik korban. Satu unit ponsel milik korban.

Pihak kepolisian dari Polda Lampung dan Polresta Bandar Lampung kini tengah melakukan penyelidikan mendalam dan mengumpulkan keterangan dari para saksi di tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas juga tengah melakukan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) serta menyisir rekaman CCTV di sekitar lokasi guna mengidentifikasi dan menangkap kedua pelaku yang tergolong nekat tersebut. (Red)

Exit mobile version