BERITAOKISumatera Selatan

Bupati OKI Muchendi Pimpin Aksi Bersih Lingkungan, Ribuan ASN, TNI, Polri, dan Warga Gotong Royong di Kayuagung

17

Tintainformasi.com, Kayuagung – Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H. Muchendi Mahzareki, memimpin aksi bersih lingkungan yang melibatkan ribuan aparatur sipil negara (ASN), personel TNI dan Polri, pelajar, komunitas lingkungan, serta masyarakat di sejumlah titik Kota Kayuagung, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 tersebut bertujuan menumbuhkan budaya hidup bersih sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pelestarian lingkungan.

Sejak pukul 07.00 WIB, para peserta mulai berkumpul di sejumlah kelurahan dengan membawa perlengkapan kebersihan seperti sapu, pengait sampah, karung, dan kantong plastik berukuran besar. Sasaran utama pembersihan meliputi sampah plastik, limbah rumah tangga, ranting kayu, serta sampah organik yang tersebar di berbagai lokasi, termasuk kawasan tepian Sungai Komering.

Selain melakukan pembersihan, sejumlah peserta juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan membuang sampah pada tempatnya.

Dalam sambutannya, Bupati Muchendi menegaskan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia harus dimaknai sebagai gerakan bersama untuk menjaga bumi melalui tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten.

“Gerakan menjaga lingkungan harus dimulai dari hal-hal kecil, seperti tidak membuang sampah sembarangan dan mengurangi penggunaan plastik. Jika dilakukan bersama-sama dan terus-menerus, langkah kecil ini akan memberikan dampak besar bagi keberlanjutan lingkungan,” ujar Muchendi.

Ia juga mengingatkan bahwa ancaman perubahan iklim kini semakin nyata dan memerlukan perhatian serius dari seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, fenomena El Nino yang diperkirakan berlangsung pada akhir Juni hingga September mendatang berpotensi menyebabkan musim kemarau lebih panjang dan peningkatan suhu ekstrem.

“Kesadaran menjaga lingkungan tidak bisa ditunda. Ancaman perubahan iklim sudah kita rasakan, sehingga diperlukan tindakan nyata dari seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Sebagai bagian dari upaya membangun kebiasaan hidup bersih, Pemerintah Kabupaten OKI menetapkan kegiatan bersih lingkungan secara rutin setiap Kamis yang melibatkan ASN di lingkungan pemerintah daerah. Program tersebut diharapkan dapat menjadi contoh sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Pada kesempatan itu, Muchendi juga menyoroti pentingnya Sungai Komering sebagai bagian dari identitas masyarakat Kayuagung sekaligus sumber kehidupan warga. Ia mengapresiasi berbagai upaya yang telah dilakukan untuk menjaga kualitas lingkungan sungai, termasuk pengurangan aktivitas mandi, cuci, dan kakus (MCK) di sungai.

“Kebersihan kota mencerminkan karakter masyarakatnya. Karena itu, gerakan ini tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial, melainkan harus menjadi budaya yang diwariskan untuk menjaga kesehatan dan kualitas hidup generasi mendatang,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten OKI, Muktaqid, menjelaskan bahwa aksi bersih lingkungan yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tersebut dilaksanakan di sejumlah titik strategis di Kota Kayuagung.

Menurutnya, ASN dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) disebar ke sejumlah wilayah untuk membersihkan sampah sekaligus menata lingkungan sekitar.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi pemicu tumbuhnya kepedulian bersama terhadap lingkungan sehingga tercipta kawasan yang bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali,” ujar Muktaqid.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten OKI berharap semangat gotong royong dan kesadaran menjaga lingkungan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang. (rls/Tim Redaksi PPWI OKI)

Exit mobile version