BERITAOKISumatera Selatan

Ketua PPWI OKI M. Abbas Umar Saksikan Pernikahan Abdullah dan Yuni Maryana

30
×

Ketua PPWI OKI M. Abbas Umar Saksikan Pernikahan Abdullah dan Yuni Maryana

Sebarkan artikel ini

Tintainformasi.com, Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan – Kisah cinta lintas negara kembali menjadi perhatian masyarakat. Meskipun berasal dari negara yang berbeda dan menghadapi keterbatasan komunikasi, seorang pria asal Turki bernama Abdullah berhasil mempersunting Yuni Maryana, gadis asal Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatra Selatan.


Pernikahan yang berlangsung penuh kebahagiaan tersebut turut disaksikan oleh Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten OKI, M. Abbas Umar. Menurutnya, kisah pasangan ini menjadi bukti bahwa perbedaan negara, bahasa, dan jarak ribuan kilometer tidak menjadi penghalang bagi dua insan yang saling percaya dan berkomitmen untuk membangun rumah tangga bersama.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT


Acara pernikahan tersebut juga menarik perhatian karena besarnya hadiah dan mahar yang diberikan mempelai pria kepada mempelai wanita. Berdasarkan yang disaksikan langsung oleh M. Abbas Umar, hadiah dan mahar yang diberikan antara lain:


Uang tunai sebesar Rp500 juta
Emas kawin senilai Rp1.569.600
Mahar berupa emas 67 gram
Sepasang cincin pernikahan
Sepasang jam tangan mewah
Sepasang telepon genggam mewah
Puluhan bingkisan lainnya yang tidak dapat disebutkan satu per satu
Suasana acara berlangsung khidmat dan meriah, dengan berbagai hantaran yang ditata secara elegan sebagai simbol kesungguhan serta penghormatan mempelai pria kepada keluarga mempelai wanita.

Baca juga:  Dona Elvia Desi Resmi Jabat Ketua STIE SAK 2025–2029: Siap Tingkatkan Mutu Pendidikan


M. Abbas Umar menyampaikan doa dan harapannya bagi kedua mempelai.
“Semoga Abdullah dan Yuni Maryana menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, diberikan kebahagiaan, keberkahan, serta keturunan yang saleh dan salehah,” ujarnya.


Pernikahan ini menjadi inspirasi bahwa kepercayaan, kesetiaan, dan komitmen dapat menyatukan dua hati meskipun dipisahkan oleh jarak dan perbedaan budaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *