Scroll untuk baca artikel
Mirza-Jihan
LampungLampung Selatan

Ratusan Warga Hadang Alat Berat, Yang Hendak Bongkar Jalan Cor Beton di Dua Kecamatan Lamsel

15
×

Ratusan Warga Hadang Alat Berat, Yang Hendak Bongkar Jalan Cor Beton di Dua Kecamatan Lamsel

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TINTAINFORMASI.COM, LAMPUNG SELATAN – Ratusan Warga dari dua Kecamatan di Lampung Selatan siap hadang alat berat yang diduga akan bongkar proyek Jalan cor beton di Desa Sumber Agung dan Desa Sidoasih, pasalnya proyek Jalan yang baru dibangun tersebut diklaem oleh au layer pembangunan Jum,at (13/11/2023).

Ruas jalan penghubung antara Kecamatan Sragi dan Kecamatan Ketapamg Lampung Selatan itu, di bangun oleh PT Alvin Akbar Kontruksindo (oner) dengan menggunakan cor beton dan pembangunannyapun sudah terealisasi. Namun pembangunan tersebut mendapat klaem dari PT Manggung Polah Raya (Suplayer).

Pasalnya, ada permasalahan dana yang belum terbayarkan oleh PT Alvin Akbar Konstruksindo ke PT manggung Polah Raya. Sehingga pihak Suplayer akan membongkar paksa proyek jalan cor beton yang baru di bangun.

Menyikapi hal tersebut, Masyarakat di tiga desa di dua kecamatan tidak menerima akan rencana pembongkaran jalan. Pasalnya warga sudah puluhan tahun merindukan jalan mulus.

Menurut Alirohim, Kepala Desa Sumber Agung, ratusan warga yang tergabung dari tiga desa di dua kecamatan telah siap menghadang alat berat yang di duga akan membongkar jalan cor beton.

“Kami tidak menerima kalau jalan ini akan di bongkar, karena kami sudah puluhan tahun menginginkan jalan ini bagus. Kalau pun ada permasalahan uang yang belum terselesaikan dari kedua pihak perusahaan, itu sebaiknya di selesaikan secara pribadi bukan justru mau membongkar kembali jalan yang sudah terbangun,” katanya.

Setelah dilakukan mediasi oleh pihak Pemda, Polres Lamsel, TNI dan Pemerintahan Kecamatan yang digelar di aula Kantor Camat Sragi. Pihak PT Alvin Akbar Kontruksindo dan PT manggung Polah Raya telah menyepakati akan dilakukan penyelesaian secara pribadi tanpa ada perusakan.

Direktur Utama PT Alvin Akbar Kontruksindo, Rio Adiwaluyo menyebut, pihaknya akan melakukan beberapa langkah dalam penyelesaian permasalahan yang terjadi.

“Tadi sudah ada beberapa masukan dari berbagai pihak untuk penyelesaiannya, dalam waktu dekat ini kami dari kedua belah pihak akan menyelesaikan permasalahan, kalaupun masih tidak selesai maka akan berlanjut pada jalur hukum,” katanya usai mediasi.

Sememtara menurut Resna, Humas PT manggung Polah Raya menjelaskan, pihaknya telah memenuhi permintaan dari Masyarakat untuk tidak melakukan pembongkaran. Namun disisi lain pihaknya tetap akan meminta hak-hak mereka yang belum terselesaikan.

“Kami telah sepakat untuk tidak melakukan pembongkaran, tapi kami tetap menuntut hak kami,” katanya.

Kasat Reskrim Polres Lampung Selatan, AKP Hendra Saputra mengatakan, masyarakat dihimbau untuk tenang dan beraktivitas seperti biasa, isu pembongkaran jalan beton dipastikan tidak ada pembongkaran. Ia menghimbau, antara PT manggung Polah Raya dan PT Alvin Akbar Kontruksindo, apa bila permasalahan tidak bisa terselesaikan maka dianjurkan untuk naik pada jalur hukum.

“Dari hasil mediasi tadi ternyata dari kedua belah pihak belum ada kesepakatan, cuman sudah bisa diambil kesimpulan bahwa isu pembongkaran jalan beton itu tidak akan terjadi sehingga masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa,” katanya.

Usai mediasi di lakukan, pihak kepolisian beserta pemerintahan kecamatan Sragi memerintahkan Masyarakat untuk membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing, dan masa pun membubarkan diri situasi kondusif. Tutupnya (RS/Ar)

Mirza-Jihan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *