BERITALampung Tengah

Aksi Lanjutan Tabur Lele Berlanjut, Warga Pubian Nimbun Jalan Rusak di Jembatan Payung Batu Dengan Menggunakan Bajak

232
×

Aksi Lanjutan Tabur Lele Berlanjut, Warga Pubian Nimbun Jalan Rusak di Jembatan Payung Batu Dengan Menggunakan Bajak

Sebarkan artikel ini

Tintainformasi.com, Lampung Tengah – Aksi lanjutan tabur lele yang dilakukan masyarakat Kecamatan Pubian kembali berlanjut. Pada Minggu, 19 Januari 2026, sejumlah warga bersama tokoh pemuda, konten kreator Lampung Tengah wilayah barat, serta pemilik Toko Bangunan Aladin melakukan penimbunan jalan rusak di sekitar jembatan Kampung Payung Batu, Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampung Tengah.

Aksi ini merupakan kelanjutan dari kegiatan tabur lele yang digelar sehari sebelumnya, Sabtu (18/1/2026), sebagai bentuk kritik sosial terhadap kondisi jalan yang rusak parah dan belum mendapat penanganan serius dari pemerintah daerah. Pada aksi lanjutan ini, warga secara swadaya menimbun jalan berlubang dengan material seadanya dan menggunakan bajak untuk meratakan timbunan agar bisa dilalui kendaraan.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Salah satu tokoh pemuda Kecamatan Pubian mengatakan bahwa kegiatan tersebut murni dilakukan atas dasar kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan. Menurutnya, kondisi jalan di sekitar jembatan Payung Batu sudah lama dikeluhkan warga karena sering menyebabkan kendaraan terperosok dan menghambat aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca juga:  Dihadiri Kpw BI, Pemprov Lampung Gelar Rapat Optimalisasi Peran Perbankan dan Dunia Usaha Sektor Pertanian

“Kami tidak bermaksud menggantikan peran pemerintah. Ini hanya upaya darurat agar jalan bisa dilewati sementara, sambil menunggu perbaikan permanen dari pihak berwenang,” ujarnya di sela kegiatan.

Pemilik Toko Bangunan Aladin yang ikut terlibat dalam aksi tersebut menyampaikan bahwa partisipasinya merupakan bentuk solidaritas kepada masyarakat. Ia menilai akses jalan yang layak sangat penting bagi kelancaran aktivitas warga, termasuk distribusi barang dan usaha kecil di wilayah tersebut.

Sementara itu, sejumlah konten kreator Lampung Tengah wilayah barat turut mengabadikan kegiatan tersebut melalui media sosial. Mereka berharap dokumentasi ini dapat menjadi sarana penyampaian aspirasi warga agar mendapat perhatian lebih luas dari pemangku kebijakan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pemerintah daerah terkait rencana penanganan jalan rusak di jembatan Payung Batu. Warga berharap aksi yang dilakukan secara gotong royong ini dapat mendorong percepatan perbaikan infrastruktur demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Pubian.(edi, s)

Memuat judul...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *