BERITAOKISumatera Selatan

Dua Oknum Sekuriti Diduga Pungli Belasan Juta di Proyek OKI Pulpm 2: PT. Truba Jaga Cita Harus Bertindak, Usut Tuntas Jaringan Pungli

185
×

Dua Oknum Sekuriti Diduga Pungli Belasan Juta di Proyek OKI Pulpm 2: PT. Truba Jaga Cita Harus Bertindak, Usut Tuntas Jaringan Pungli

Sebarkan artikel ini

Tintainformasi.com, OKI — Dugaan praktik pungutan liar (pungli) kembali mencoreng citra keamanan di area proyek vital. Kali ini, dua oknum sekuriti PT Truba Jaga Cita berinisial R (admin sekuriti) dan S (anggota sekuriti) diduga kuat terlibat dalam aksi pungli di area proyek OKI Pulpm 2, menuntut adanya tindakan tegas dari pihak perusahaan dan penegak hukum untuk memberantas praktik pungli yang merugikan dan menciptakan iklim yang tidak kondusif.

Korban Mengaku Dimintai 10-15 Juta: Siap Jadi Saksi, Minta Kasus Diusut Tuntas

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Para korban, yang enggan disebutkan namanya, mengaku dimintai uang dengan nominal yang cukup fantastis, berkisar antara 10 hingga 15 juta rupiah per orang. “Kami siap dipanggil jika diperlukan menjadi saksi. Kami merasa sangat dirugikan oleh oknum admin sekuriti tersebut,” ungkap salah seorang korban dengan nada geram, menunjukkan bahwa aksi pungli ini telah menimbulkan kerugian yang signifikan bagi para korban dan merusak kepercayaan terhadap sistem keamanan. Para korban berharap agar kasus ini segera diusut tuntas dan para pelaku dapat dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku.

Baca juga:  Teguh Santosa Dinilai Figur Ideal Satukan dan Pulihkan Marwah PWI

Manfaatkan Posisi Strategis: Diduga Jaringan Pungli Terstruktur

Modus operandi yang dilakukan oleh kedua oknum tersebut diduga memanfaatkan posisi strategis mereka sebagai sekuriti yang memiliki akses dan kewenangan di area proyek. Diduga, R sebagai admin sekuriti dan S sebagai anggota sekuriti telah lama bekerjasama dalam menjalankan aksi pungli ini, menciptakan jaringan yang terstruktur untuk memuluskan aksinya, menunjukkan bahwa aksi pungli ini dilakukan secara terorganisir dan melibatkan beberapa pihak.

Pungli Ancam Stabilitas Proyek: Keamanan dan Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Praktik pungli seperti ini tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga menciptakan iklim yang tidak kondusif bagi para pekerja dan investor. Keamanan dan kepastian hukum merupakan faktor penting dalam kelancaran sebuah proyek, dan tindakan pungli seperti ini dapat mengancam stabilitas dan kepercayaan, menunjukkan bahwa aksi pungli ini dapat berdampak negatif terhadap iklim investasi dan pembangunan.

PT. Truba Jaga Cita Belum Beri Keterangan: Publik Tuntut Transparansi dan Tindakan Tegas

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Truba Jaga Cita belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pungli yang melibatkan dua oknum sekuritinya. Publik menanti transparansi dan tindakan tegas dari pihak perusahaan untuk membersihkan praktik-praktik yang merugikan dan mencoreng nama baik perusahaan, menunjukkan bahwa publik menuntut pertanggungjawaban dari pihak perusahaan dan berharap agar perusahaan segera mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini.

Baca juga:  Banyak Temuan Dugaan Pungli di Aparatur Kampung Wilayah Barat Lampung Tengah, Penggiat Medsos Kritik Penguatan SDM

Kasus ini diharapkan menjadi momentum bagi perusahaan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan dan rekrutmen personel agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. Pungli merupakan tindakan melawan hukum dan merugikan banyak pihak, sehingga harus diberantas secara tegas, menunjukkan bahwa perusahaan perlu melakukan perbaikan internal dan meningkatkan pengawasan untuk mencegah terjadinya praktik pungli di masa mendatang. (Abbas PPWI )

Memuat judul...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *