BERITALampungPENDIDIKANTanggamus

Raden, Ketua TPK Revitalisasi SMPN 1 Talang Padang Pastikan Material Sesuai Spek dan Target Rampung Lebih Awal

57
×

Raden, Ketua TPK Revitalisasi SMPN 1 Talang Padang Pastikan Material Sesuai Spek dan Target Rampung Lebih Awal

Sebarkan artikel ini

Tintainformasi.com, Tanggamus — SMP Negeri 1 Talang Padang, Kabupaten Tanggamus, menjadi salah satu sekolah yang mendapat anggaran revitalisasi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud) pada tahun 2025. Program ini dihadirkan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, terutama bagi sekolah yang selama bertahun-tahun belum tersentuh pembangunan memadai.

Sebagai salah satu SMP favorit di Kecamatan Talang Padang, sekolah ini tercatat hampir 20 tahun tidak mengalami rehabilitasi besar. Akibatnya, sejumlah ruang belajar dan fasilitas penunjang mengalami penurunan kualitas dan membutuhkan perbaikan menyeluruh. Kondisi itulah yang membuat SMPN 1 Talang Padang masuk daftar prioritas penerima program revitalisasi dari pemerintah pusat.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Berdasarkan data yang dihimpun, revitalisasi SMPN 1 Talang Padang mulai dilaksanakan pada 19 September hingga 30 Desember 2025, atau selama 100 hari kalender. Proyek ini menggunakan dana APBN 2025 dengan nilai pagu sebesar Rp 910.000.000.

Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Revitalisasi, Raden Dede Suhendar, S.Pd., Gr, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga kualitas pekerjaan sesuai standar teknis yang telah ditetapkan Kemendikbud, sekaligus mengupayakan penyelesaian lebih cepat dari jadwal.

“Kita berupaya semaksimal mungkin agar pengerjaan bisa rampung sebelum kontrak berakhir, tentunya tanpa mengurangi kualitas dan kuantitas yang sudah ditetapkan Kemendikbud,” ujar Raden saat diwawancarai awak media, Sabtu 29 November 2025.

Dikerjakan Secara Swakelola, Material Gunakan Grade A

Raden menegaskan bahwa seluruh proses pembangunan dilakukan secara swakelola, sesuai juknis Kemendikbud. Sistem ini melibatkan unsur sekolah, komite, masyarakat sekitar, serta tenaga ahli konstruksi yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan.

Ia juga memastikan bahwa seluruh material yang digunakan sudah sesuai spesifikasi teknis (spektek) dari kementerian.

“Untuk material bisa dicek langsung. Semua Grade A sesuai spek dari kementerian. Bahkan untuk lantai, kita menggunakan granit, bukan keramik seperti biasanya,” ungkapnya.

Progres Capai 83 Persen, Ditarget Rampung Pertengahan Desember

Program revitalisasi ini mendapat pendampingan langsung dari Tim Fasilitator dan Konsultan Kemendikbud, yang belum lama ini turun meninjau progres dan memeriksa kelayakan material di lapangan. Dari hasil pengecekan tersebut, progres pekerjaan telah mencapai 83 persen per akhir November 2025.

“Alhamdulillah, kemarin tim fasilitator dan konsultan kementerian sudah melakukan pengecekan, baik material maupun progres pengerjaan. Per akhir November ini, progres kita sudah 83 persen. Tinggal pemasangan kusen, pintu, dan pengecatan,” jelas Raden.

Dengan progres tersebut, Raden optimistis proyek revitalisasi dapat selesai lebih cepat dari target.

“InsyaAllah pertengahan Desember ini sudah rampung semua,” pungkasnya.
(@@n)

Memuat judul...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *