BERITALampungTanggamus

Proyek Bronjong Milik Dinas PSDA Provinsi Lampung Nilai Miliaran Rupiah Dikerjakan Asal Jadi Diduga Jadi Ajang Korupsi Berjamaah

414
×

Proyek Bronjong Milik Dinas PSDA Provinsi Lampung Nilai Miliaran Rupiah Dikerjakan Asal Jadi Diduga Jadi Ajang Korupsi Berjamaah

Sebarkan artikel ini

Tintainformasi.com, Kelumbayan, Tanggamus – Proyek perkuatan tebing Sungai di Pekon Way Paku I, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, yang berlokasi di Pekon paku, mendadak menjadi sorotan publik. Proyek dengan nilai lebih dari Rp5 miliar tersebut diduga dikerjakan secara asal-asalan. (Minggu, 7 Desember 2025)

Pantauan awak media di lapangan menemukan sejumlah kejanggalan pada pekerjaan yang menggunakan anggaran negara itu. Alih-alih memberikan perlindungan jangka panjang bagi masyarakat melalui pembangunan bronjong, kualitas pekerjaan justru dinilai sangat mengkhawatirkan.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Salah satu aktivis Anti korupsi, Aji” menegaskan, menegaskan bahwa apa yang terlihat di lapangan tidak mencerminkan keseriusan kontraktor dalam mendukung program pemerintah.

“Kejanggalan pertama yang kami lihat adalah penggunaan batu kapur, kemudian kawat bronjong yang banyak terlihat longgar. Selain itu, ukuran batu juga banyak yang kecil,” ungkapnya.

Aji juga menyayangkan besarnya anggaran yang digelontorkan pemerintah tidak sebanding dengan kualitas pekerjaan.

“Anggarannya lima miliar, tetapi fakta proses pengerjaannya sangat mengkhawatirkan. Saya yakin bronjong ini tidak akan bertahan lama,” tegasnya.

Baca juga:  Kanit Reskrim Polsek Tanjung Senang Minta PNM Mekar Lengkapi Plat Motor Kendaraan

Ia mendesak pihak berwenang untuk turun tangan meninjau ulang pekerjaan agar uang negara terserap sesuai orientasi pembangunan.

“Jangan sampai justru menjadi ajang bancakan oknum yang tidak bertanggung jawab,” tutup Aji.

Ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, pihak pelaksana proyek mengaku telah menindaklanjuti saran dari media maupun masyarakat.

“Apa yang menjadi saran teman-teman media dan masyarakat kemarin langsung kami perbaiki dan benahi. Besok saudara silakan turun kembali ke lapangan. Kemarin pun tim dari PSDA bersama tokoh masyarakat dan anggota DPRD Kabupaten Tanggamus sudah turun dan memberikan catatan serta rekomendasi kepada kami,” jelas perwakilan kontraktor.

Namun, pihak proyek juga berharap persoalan ini tidak melebar.

“Kalau bisa tidak usah naik berita, Bang. Nanti malah infonya melebar ke mana-mana,” ujarnya.

(Team.red)

Memuat judul...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *