BERITALampung Tengah

Putra Daerah Pubian Kritik Kendaraan Fuso Bermuatan Cangkang Sawit Melintasi Jalan Kampung Payung Batu

536
×

Putra Daerah Pubian Kritik Kendaraan Fuso Bermuatan Cangkang Sawit Melintasi Jalan Kampung Payung Batu

Sebarkan artikel ini

Tintainformasi.com, Lampung Tengah, 23 Desember 2025 — Putra daerah Kecamatan Pubian, Rayyan atau Andres, menyampaikan kritik terbuka terkait aktivitas fuso bermuatan cangkang/karnel sawit dari pabrik sawit yang berada di Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampung Tengah. Truk-truk tersebut dinilai melebihi batas muatan dan kerap melintasi jalan kampung Payung Batu, yang kondisinya sudah rusak parah.

Menurut Rayyan/Andres, jalan kampung Payung Batu sejatinya tidak dirancang untuk menahan beban kendaraan berat. Namun dalam praktiknya, jalan tersebut hampir setiap hari dilalui truk bermuatan sawit dengan tonase besar, sehingga mempercepat kerusakan jalan dan membahayakan pengguna jalan lainnya.
“Kondisi jalan sudah hancur, berlubang, dan berlumpur saat hujan. Sampai hari ini belum ada perbaikan dari Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, tapi justru terus dilewati kendaraan bermuatan berat,” ujar Rayyan/Andres saat ditemui di Pubian, Selasa (23/12/2025).

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Ia menilai perlu adanya pengawasan tegas dari pemerintah daerah dan instansi terkait terhadap operasional angkutan sawit, khususnya terkait batas muatan serta jalur lintasan kendaraan berat agar tidak merugikan masyarakat kampung.

Selain merusak infrastruktur, warga juga mengeluhkan dampak lain seperti debu, jalan licin, serta meningkatnya risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor dan anak-anak sekolah yang melintasi jalan tersebut setiap hari.
Rayyan/Andres berharap Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah segera turun tangan, baik dengan melakukan perbaikan jalan, pembatasan tonase, maupun penertiban jalur distribusi pabrik sawit agar tidak melewati jalan kampung.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pemerintah kabupaten maupun pengelola pabrik sawit di Kecamatan Pubian belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan tersebut. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada instansi terkait untuk mendapatkan tanggapan lebih lanjut.

(Edi.S)

Memuat judul...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *