BERITAOKISumatera Selatan

Proyek Rehab Los Sayur Pasar Kayu Agung Dikritik Warga, Kualitas Diragukan, dan Minim Perubahan?

249
×

Proyek Rehab Los Sayur Pasar Kayu Agung Dikritik Warga, Kualitas Diragukan, dan Minim Perubahan?

Sebarkan artikel ini

Tintainformasi.com, Kayuagung — Proyek rehabilitasi los sayur Pasar Kayuagung menuai kritik dari warga dan pedagang. Dana yang seharusnya membuat pasar lebih nyaman dan layak, justru dinilai sia-sia karena hasil pekerjaan yang dinilai tidak sesuai, kualitas material yang diragukan, dan minimnya perubahan membuat warga geram dan mempertanyakan pertanggungjawaban pihak terkait. Kamis, (01/01/2026).

Renovasi “Seumur Jagung” Sudah Tampak Rusak, Ada Apa?

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Keluhan dari warga berinisial S, yang mewakili kekecewaan banyak pedagang pasar, diterima. Menurutnya, kondisi los sayur setelah direhabilitasi nyaris tak ada bedanya dengan sebelumnya. Lebih parah lagi, beberapa bagian bangunan sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan, padahal baru saja selesai dikerjakan.

“Ini namanya buang-buang anggaran! Katanya direhabilitasi, tapi kok hasilnya begini-begini saja? Materialnya juga kayaknya murahan, baru seumur jagung lantainya sudah pada retak,” ujar S.

Diduga Ada Permainan, Kontraktor dan Pengawas Harus Bertanggung Jawab!

Kondisi ini menimbulkan dugaan adanya praktik korupsi atau penyimpangan dalam proyek rehabilitasi los sayur. Ketua PPWI OKI, M. Abbas Umar, mendesak agar pemerintah daerah segera turun tangan melakukan audit dan investigasi menyeluruh.

“Kami minta pemerintah jangan diam saja. Ini uang rakyat, harus dipertanggungjawabkan! Jika terbukti ada korupsi, kami meminta agar pelaku dijerat dengan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, khususnya Pasal 2 dan Pasal 3, dengan ancaman hukuman yang maksimal,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, media masih menunggu konfirmasi dari pihak kontraktor dan pihak-pihak terkait guna memberikan informasi yang berimbang kepada publik. (Tim PPWI/Red)

Memuat judul...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *