BERITAJawa Timur

Diduga Tidak Dibayar, Sejumlah Karyawan Keluhkan Ternak Ayam di Ketindan Lawang

88
×

Diduga Tidak Dibayar, Sejumlah Karyawan Keluhkan Ternak Ayam di Ketindan Lawang

Sebarkan artikel ini

Tintainformasi.com, Malang —

Sejumlah karyawan PT. Ciomas yang bergerak bidang peternakan ayam di Desa Ketindan Kecamatan Lawang mengeluhkan akibat tidak dibayarkannya gaji mereka. Para pekerja menilai kondisi ini telah melanggar ketentuan pengupahan yang berlaku.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Setidaknya 5 orang karyawan mengungkapkan, mereka bekerja sejak 24 Desember dan diberhentikan pada 16 Februari 2026 hanya dibayar 3.5 juta.

Sementara dalam perjanjiannya, mereka menyebut jika per panen per orang mendapatkan upah sebesar 3 juta rupiah.

“Dari awal bekerja sampai sekarang kami hanya menerima upah 3.5 juta itupun kami bagi berlima sehingga per orang hanya mendapat 700 ribu rupiah,” ujar narasumber kepada awak media.

Sejumlah karyawan itupun menyebut, mereka melanggar perjanjian yang sudah disepakati, yang mana antara karyawan dengan mandor bernama Koiron.

“Awal itu perjanjiannya per panenan kita sepakat dengan mandor kalau upah kami per kepala itu 3 juta, sementara yang kami terima hanya separuh,” pungkasnya.

Akibat peristiwa yang dialaminya, mereka mengaku akan melapor ke dinas terkait untuk mencari keadilan agar perusahaan yang mempekerjakan mereka tidak sewenang-wenang dalam memberikan upah.

Baca juga:  Polsek Kalianda Tangkap Pelaku Pencurian Mesin Cuci di Merak Belantung

Sementara dalam kesempatan terpisah, awak media mengkonfirmasi kebenaran informasi yang diterima namun hingga berita ini ditayangkan pihak perusahaan ternak tersebut belum memberikan komentar. (Red.a)

Memuat judul...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *