BERITALampungTanggamus

Hujan Deras Picu Longsor, Jalan Poros Sinar Jawa–Air Naningan Tertutup Total

131
×

Hujan Deras Picu Longsor, Jalan Poros Sinar Jawa–Air Naningan Tertutup Total

Sebarkan artikel ini

Tintainformasi.com, Tanggamus – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Air Naningan sejak Minggu sore (22/2/2026) menyebabkan longsor parah di Jalan Poros Pekon Sinar Jawa menuju Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus. Material tanah dan bebatuan menutup badan jalan sehingga tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.

Informasi awal disampaikan warga, Zainudin (67), sekitar satu jam setelah kejadian. Dalam unggahan di grup WhatsApp Sinar Jawa 1, ia menyebutkan bahwa longsor mengakibatkan akses jalan terputus.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

“Kendaraan roda empat tidak dapat melalui jalan itu,” katanya.

Longsor terjadi di Dusun V Sangarus, titik yang selama ini dikenal rawan ketika intensitas hujan tinggi. Hujan sendiri dilaporkan turun sejak pukul 17.00 WIB hingga malam hari.

Zainudin juga mengingatkan agar anak-anak sekolah dari Pekon Datar Lebuay dan Sinar Jawa yang melintasi jalur tersebut dikawal orang tua demi keselamatan.

Sementara itu, Kepala Pekon Sinar Jawa, Hadi Hariyanto, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan mengingat curah hujan masih tinggi.

Baca juga:  Reaksi Cepat BPBD Tanggamus Ambil Alih Masalah Pondasi Jembatan Ambrol

“Kami minta warga selalu siaga dan segera melaporkan jika ada kejadian yang tidak diinginkan,” jelas Hadi.

Ia juga mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut kepada Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanggamus, Irvan Wahyudi, guna penanganan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa. Warga diminta menghindari lokasi longsor dan mencari jalur alternatif sementara waktu sambil menunggu penanganan dari pihak terkait. (Wasis)

Memuat judul...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *