BERITAHUKUM & KRIMINALLampungPesawaran

Pengadaan Bantuan Elektronik Dari Kemendiknas secara Nasional Dijadikan Bahan Bancakan Oleh Disdik Kabupaten Pesawaran

28
×

Pengadaan Bantuan Elektronik Dari Kemendiknas secara Nasional Dijadikan Bahan Bancakan Oleh Disdik Kabupaten Pesawaran

Sebarkan artikel ini

Pesawaran Lampung
TintaInformasi.com —

“Pemenang tender proyek pengadaan alat pendidikan,
Penunjukan langsung proyek pembangunan/rehabilitasi sekolah,
Serta pekerjaan konstruksi lainnya.

“Informasi yang kami terima sangat kuat. Ada praktik ‘siapa bayar, dia yang menang’. Kontraktor yang ingin proyek harus ‘loyal’ dulu. Ini bukan lagi mark up, ini sudah menjadi pasar gelap proyek di lingkungan pendidikan Pesawaran,” tegas Sabturizal di halaman Kejari.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Menurutnya, oknum kepala dinas Ac dan jajarannya bermain api dengan anggaran pendidikan yang seharusnya bersih. Proyek pengadaan laptop hanyalah satu dari sekian banyak proyek yang diduga dikendalikan secara monopoli.

LSM GARDA P3ER menduga praktik korupsi di dinas tersebut telah berlangsung bertahap (2021-2025), merugikan keuangan negara dalam jumlah yang sangat signifikan.

Laporan yang langsung diterima oleh Kasubsi Pidsus Kejari Pesawaran, Andi,tersebut kini sedang dalam tahap pencermatan. “Berkas sudah kami terima akan kami teliti syarat Formil dan Materiil” ujar Andi singkat.

Namun, masyarakat dan LSM GARDA P3ER mendesak Kejaksaan untuk tidak sekedar mengkaji. Pasalnya, laporan ini sangat terang, spesifik menyebutkan nominal, merek barang, hingga nama perantara (Korcam).

Baca juga:  Distributor Minyak Goreng Berlaku Curang Bisa Di Jerat Pasal 15 Ayat 2 UU No. 5 Tahun 1999

“Kami minta Kejari bergerak cepat. Jangan sampai ada penghapusan prosesan barang bukti atau koordinasi dengan pihak terlapor. Ini dana pendidikan, nyawa masa depan anak-anak Pesawaran,” tutup Sabturizal.

Kasus ini menjadi sorotan tajam masyarakat Lampung, mengingat praktik mark up dan pungli di sektor pendidikan seringkali hanya berakhir di meja hijau tanpa eksekusi berarti.

Rencana selanjutnya Ketua GARDA P3ER akan melakukan aksi jika Kejari pesawaran lambat menangani laporan ini

Hingga berita diterbitkan Belum ada pernyataan resmi dari pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran, awak media mencoba menghubungi nomor telepon Sekertaris Dinas Pendidikan namun nomor tidak aktif Alias Hilang ditelan bumi ( Red)

Memuat judul...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *