BERITALampung TengahTNI

Pilu! 8 Tahun Terbaring Lumpuh Otak, Tangis Ibu Arsyad Pecah Saat Kakam & Babinsa Datang Menyambangi

22
×

Pilu! 8 Tahun Terbaring Lumpuh Otak, Tangis Ibu Arsyad Pecah Saat Kakam & Babinsa Datang Menyambangi

Sebarkan artikel ini

Tintainformasi.com, Lampung TengahIsak tangis pecah di sebuah rumah sederhana di Dusun 3, Kampung Sri Waylangsep, Sabtu 9/5/2026. Selama 8 tahun, M. Arsyad hanya bisa terbaring lemah melawan lumpuh otak yang menggerogoti tubuhnya sejak kecil.

Derita itu yang membuat Kepala Kampung Sri Waylangsep, Sulaiman S.Pd.I bersama Babinsa Koramil Kalirejo Kodim 0411-15/KM, Serka M. Royani, tergerak menyambangi kediaman Arsyad.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Di dalam kamar pengap beralas tikar lusuh, terlihat tubuh Arsyad yang kian ringkih. Di sampingnya, sang ibu tak kuasa menahan air mata saat menceritakan getirnya perjuangan merawat sang buah hati.

“Harapan saya sebagai ibunya Arsyad, bantuan dari pemerintah agar anak saya bisa diobati maksimal. Sudah 8 tahun saya mengurus Arsyad. Saya hanya di rumah mengurus sakitnya Arsyad dan tidak bisa bekerja, sedangkan suami saya cuma berdagang sayur untuk menyambung hidup,” tutur ibu Arsyad dengan suara bergetar dan berlinang air mata.

Setiap hari, sang ibu harus siaga 24 jam. Memandikan, menyuapi, hingga mengganti popok Arsyad yang sudah beranjak remaja. Sementara sang ayah harus berkeliling kampung menjajakan sayur demi sesuap nasi dan biaya seadanya untuk Arsyad.

Baca juga:  Tak Pulang Setelah Pamit Beli Jajan, Polres Demak Berhasil Temukan Keberadaan Dina

Melihat kondisi pilu itu, Kakam Sulaiman S.Pd.I tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Ia menggenggam erat tangan Arsyad sambil menyampaikan dukungan moril kepada keluarga.

“Kami dari pemerintah kampung hadir untuk memastikan warga kami tidak merasa sendiri. Semoga adik kita Arsyad ini diberikan ketabahan dan keluarganya diberi kekuatan menghadapi ujian ini,” ucap Sulaiman lirih.

Senada, Babinsa Serka M. Royani menegaskan bahwa TNI Koramil Kalirejo Kodim kota motro 411-15/KM., akan selalu hadir untuk rakyat, terutama yang sedang dirundung duka.

“Kegiatan sambang warga sakit ini bagian dari tugas kami di wilayah binaan. Hati kami ikut tersayat melihat kondisi ananda Arsyad. Kami bersama aparatur kampung akan terus bersinergi membantu. Kalau ada yang bisa kami bantu, silakan sampaikan,” tegas Serka Royani mewakili Koramil Kalirejo dengan mata berkaca-kaca.

Kini, keluarga hanya bisa berharap uluran tangan pemerintah dan para dermawan. Mereka bermimpi Arsyad bisa mendapat pengobatan maksimal agar bisa kembali tersenyum seperti anak-anak lainnya.

“Semoga dari pemerintah ada perhatian khusus dan bantuan berkelanjutan untuk M. Arsyad untuk kesembuhan penyakitnya,” harap sang ibu, memeluk tubuh lemah anaknya.

Baca juga:  Kapolres Lampung Tengah Pimpin Anev Situasi Kamtibmas Jelang Idul Fitri 1445 H, Ini Arahan Yang Disampaikan

Pemerintah Kampung Sri Waylangsep berharap, kunjungan ini tidak hanya menjadi penyemangat, tapi juga menjadi pintu terbukanya bantuan bagi Arsyad dan keluarga.

Azhari

Memuat judul...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *