BERITAOKISumatera Selatan

3 Tahun Berpacaran Tanpa Bertemu, Pasangan Beda Negara Turki-Indonesia Tak Lama Lagi Akan Menikah di Kayuagung OKI

32
×

3 Tahun Berpacaran Tanpa Bertemu, Pasangan Beda Negara Turki-Indonesia Tak Lama Lagi Akan Menikah di Kayuagung OKI

Sebarkan artikel ini

Tintainformasi.com, Kayuagung, Ogan Komering Ilir (OKI) – Kisah cinta yang tak biasa akan menjadi kenyataan di Kabupaten OKI. Pasangan yang berasal dari negara berbeda, Abdullah Ozdemir dari Turki dan Yuni Mariana dari Indonesia, akan melangsungkan pernikahan setelah tiga tahun berpacaran tanpa pernah bertemu secara langsung – komunikasi mereka hanya dilakukan melalui telepon dan video call.

Kisah cinta keduanya dimulai dari pertemuan secara daring beberapa tahun lalu, yang kemudian berkembang menjadi hubungan asmara yang kuat meskipun dipisahkan oleh jarak dan negara. Selama tiga tahun berpacaran, mereka hanya saling berkomunikasi melalui panggilan suara, pesan teks, dan video call, tanpa pernah bertemu tatap muka hingga menjelang hari pernikahan.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Rencana pernikahan telah disusun dengan matang. Akad nikah akan dilaksanakan pada hari Jumat, 5 Juni 2026, sedangkan resepsi pernikahan akan digelar pada hari Minggu, 7 Juni 2026. Kedua acara akan berlangsung di Kelurahan Jua-Jua, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, dengan menghadirkan keluarga besar, kerabat, dan teman dekat dari kedua belah pihak.

Baca juga:  Polsek Talang Padang dan TNI Monitoring Distribusi Program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Gisting

Yuni Mariana, calon pengantin wanita yang berasal dari Kelurahan Jua-Jua, mengungkapkan rasa bahagia.

“Meskipun tiga tahun tidak pernah bertemu langsung, rasa cinta dan kepercayaan yang kita bangun sangat kuat. Saya merasa sangat beruntung bisa menemukan orang yang tepat untuk hidup bersama,” ujarnya dengan senyum.

Sementara itu, Abdullah Ozdemir, calon pengantin pria yang telah tiba di Indonesia beberapa hari yang lalu, menyampaikan bahwa ia merasa sangat bahagia diterima oleh keluarga dan masyarakat di Kelurahan Jua-Jua yang ramah, penuh canda, dan kekeluargaan.

“Saya sangat senang bisa berada di sini dan bersiap untuk membangun kehidupan baru bersama Yuni. Meskipun berasal dari negara yang berbeda, saya merasa bahwa kita memiliki visi dan nilai yang sama dalam menjalani hidup,” jelasnya.

Keluarga kedua calon pengantin menyatakan dukungan terhadap pernikahan ini. Mereka berharap bahwa pernikahan antara Abdullah dan Yuni dapat menjadi bukti bahwa cinta sejati tidak mengenal batasan jarak maupun negara, serta dapat mempererat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Turki.

Baca juga:  Pawai Obor Pesawaran Kobarkan Semangat Nasionalisme dan Kehangatan di Tengah Masyarakat

Acara pernikahan yang nanti akan digelar di Kelurahan Jua-Jua diharapkan dapat menjadi momen bahagia yang diikuti dengan penuh sukacita oleh seluruh tamu undangan yang hadir. (Den/Tim Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *