BERITADAERAHOKISumatera SelatanTNI

Babinsa Koramil 402-07/Indralaya Bersama Tim Gabungan Tangani Kebakaran Hutan dan Lahan di Desa Rambutan

17
×

Babinsa Koramil 402-07/Indralaya Bersama Tim Gabungan Tangani Kebakaran Hutan dan Lahan di Desa Rambutan

Sebarkan artikel ini

Tintainformasi.com, Ogan Ilir – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di wilayah Desa Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Kamis (18/6/2026). Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar dua hektare dengan vegetasi berupa semak belukar yang mudah terbakar pada musim kemarau.

Indralaya Utara merupakan salah satu wilayah yang memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi terhadap kebakaran hutan dan lahan saat musim kemarau. Oleh karena itu, upaya pencegahan dan penanganan dini menjadi langkah penting untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Mendapatkan informasi adanya titik api, Babinsa Desa Rambutan dari Koramil 402-07/Indralaya, Serma Rusyidi, segera bergerak menuju lokasi bersama tim gabungan untuk melaksanakan pemadaman dan mencegah api meluas ke area sekitar.

Berkat respons cepat dan koordinasi yang baik antara aparat dan unsur terkait, proses pengendalian kebakaran dapat dilakukan secara efektif sehingga kebakaran tidak meluas ke wilayah yang lebih luas. Penanganan karhutla yang cepat dan terkoordinasi menjadi faktor penting dalam mengurangi risiko kerusakan lingkungan maupun gangguan terhadap aktivitas masyarakat.

Baca juga:  Koramil 424-08/Ppg Komandoi Gotong Royong di Sinarjawa Tanggamus, Panitia Ucapkan Terimakasih Pada Semua Pihak

Serma Rusyidi mengatakan, kehadiran Babinsa di lokasi kebakaran merupakan bentuk komitmen TNI Angkatan Darat dalam membantu masyarakat serta mendukung upaya pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Tindakan tersebut berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas dan dapat membahayakan lingkungan, kesehatan masyarakat, serta keselamatan bersama,” ujarnya.

Selain membantu proses pemadaman, Babinsa juga memberikan edukasi kepada warga mengenai bahaya karhutla dan pentingnya menjaga lingkungan, khususnya pada musim kemarau yang rentan memunculkan titik-titik api.

Kegiatan penanganan kebakaran berlangsung dalam keadaan aman dan terkendali. Hingga berita ini diturunkan, kondisi di lokasi terus dipantau guna memastikan tidak muncul kembali titik api yang berpotensi menyebabkan kebakaran susulan.

Masyarakat diharapkan turut berperan aktif dalam upaya pencegahan karhutla dengan tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan adanya titik api di wilayahnya. Kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. (rls/Tim Redaksi PPWI OKI)

Baca juga:  Kementerian Keuangan RI Buka Lowongan Kerja hingga 9 Februari 2025, Ini Posisinya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™