Banner Top Up Produk Digital
BeritaKesehatanPendidikanTanggamus

Delapan Siswa SMP di Tanggamus Alami Gangguan Kesehatan Usai Makan Menu MBG

35
×

Delapan Siswa SMP di Tanggamus Alami Gangguan Kesehatan Usai Makan Menu MBG

Sebarkan artikel ini
Delapan Siswa SMP di Tanggamus Alami Gangguan Kesehatan Usai Makan Menu MBG

TINTA INFORMASI, Lampung – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tanggamus membenarkan adanya insiden yang menimpa delapan siswa SMP Negeri 1 Talang Padang yang diduga mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi menu makanan dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (22/7/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, para siswa mulai mengeluhkan kondisi kesehatannya tidak lama setelah menyantap menu MBG yang didistribusikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sinar Betung.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Menindaklanjuti kejadian itu, pihak sekolah segera membawa para siswa ke Puskesmas Talang Padang guna mendapatkan pemeriksaan serta penanganan medis.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanggamus, Viktor Libradi, membenarkan adanya laporan tersebut.

Ia menyampaikan bahwa mayoritas siswa yang sempat menjalani pemeriksaan kini telah diperbolehkan pulang setelah kondisi kesehatannya membaik.

“Sebagian besar siswa sudah kembali sehat. Namun hingga Kamis (23/7/2026) pagi, masih ada tiga siswa yang menjalani perawatan di Puskesmas Talang Padang,” ujarnya.

Pemerintah daerah bersama pihak terkait kini tengah melakukan penelusuran untuk mengetahui penyebab pasti gangguan kesehatan yang dialami para siswa. Proses investigasi mencakup pemeriksaan medis terhadap para siswa serta evaluasi terhadap makanan yang dikonsumsi.

Baca juga:  Kakon Sinar Jawa Sosialisasi Program Pembangunan dan Keamanan di Pengajian Rutin

Langkah tersebut dilakukan guna memastikan apakah keluhan yang dialami para siswa berkaitan dengan menu Program Makan Bergizi Gratis atau dipengaruhi faktor lain.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi mengenai hasil pemeriksaan medis maupun hasil uji laboratorium terhadap sampel makanan yang diduga dikonsumsi para siswa.

Pihak berwenang masih menunggu hasil investigasi sebelum menyampaikan kesimpulan terkait penyebab insiden tersebut. (hdi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™