BERITAHUKUM & KRIMINALPERISTIWA

Motor Mahasiswa Universitas Malahayati Hilang Dicuri di Area Parkir Kosan

62
×

Motor Mahasiswa Universitas Malahayati Hilang Dicuri di Area Parkir Kosan

Sebarkan artikel ini
Motor Mahasiswa Universitas Malahayati Hilang Dicuri di Area Parkir Kosan

TINTA INFORMASI, LAMPUNG – Sebuah sepeda motor milik mahasiswa dilaporkan hilang dari area parkir kosan milik Doni yang berada tepat di depan Kampus Universitas Malahayati, Jalan Pramuka, Bandar Lampung. Pencurian diduga terjadi pada Sabtu, 27 Juni 2026, sekitar pukul 14.15 WIB, atau sekitar 15 menit setelah waktu salat Zuhur.

Sepeda motor yang hilang merupakan Honda Vario tahun 2023 milik BS, seorang mahasiswa Universitas Malahayati yang tinggal di kosan tersebut.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Berdasarkan keterangan keluarga korban, peristiwa itu disebut bukan kali pertama terjadi. Kehilangan motor tersebut diduga menjadi kasus pencurian kendaraan ketiga di lokasi yang sama.

Ayah korban mengatakan area kosan berada di posisi yang relatif tersembunyi dan minim pengawasan dari jalan raya. Kondisi tersebut dinilai membuat pelaku lebih leluasa saat menjalankan aksinya.

Ia juga menyoroti sistem pengamanan di lokasi tersebut. Menurutnya, pengelola kosan tidak mempekerjakan petugas keamanan khusus. Pengawasan hanya dilakukan oleh seorang penjaga yang disebut sebagai orang kepercayaan pemilik kosan.

Baca juga:  Ratusan Warga Lampung Gelar Aksi Tolak Kedatangan Joko Widodo

“Pengawas saat kejadian sedang mengajar mengaji di salah satu musala di sekitar lokasi. Area parkir akhirnya kosong tanpa penjagaan,” ujar penjaga kosan.

Keluarga korban juga menyebut petugas pengawas tersebut menerima upah sebesar Rp1,5 juta per bulan. Namun, informasi mengenai sistem kerja dan besaran upah tersebut masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut dari pengelola kosan.

Sebelumnya, kasus serupa disebut juga pernah dialami orang tua salah satu penghuni kosan yang berasal dari Pringsewu. Saat berkunjung untuk menemui anaknya, sepeda motor yang dibawa dilaporkan hilang di area parkir yang sama.

Pelaku diduga beraksi dengan berani. Keluarga korban menduga pelaku membawa senjata api, sehingga warga yang mengetahui kejadian tidak berani melakukan tindakan. Dugaan tersebut masih perlu didalami oleh pihak kepolisian.

Sistem keamanan di lokasi disebut hanya mengandalkan kamera pengawas atau CCTV serta gembok standar, tanpa penjagaan fisik secara rutin. Kondisi itu dinilai meningkatkan risiko pencurian kendaraan bermotor di area tersebut.

Penghuni kosan, warga sekitar, dan pengunjung diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memarkirkan kendaraan. Penggunaan kunci tambahan serta memilih lokasi parkir yang lebih aman dapat menjadi langkah pencegahan.

Baca juga:  Budi Rizkiyanto Desak Penetapan Tersangka Kasus Korupsi Kolam Retensi Simpang Bandara, Rugikan Negara Rp 39,8 Miliar

Keluarga korban berharap kepolisian meningkatkan patroli, pengawasan, dan penegakan hukum terhadap kasus pencurian kendaraan bermotor di wilayah Lampung, khususnya terhadap pelaku yang diduga menggunakan senjata api. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™