Scroll untuk baca artikel
Banner Top Up Produk Digital
BeritaTNI

Dandim 0402/OKI Tinjau Program Cetak Sawah Rakyat di Pangkalan Lampam

38
×

Dandim 0402/OKI Tinjau Program Cetak Sawah Rakyat di Pangkalan Lampam

Sebarkan artikel ini
Dandim 0402/OKI Tinjau Program Cetak Sawah Rakyat di Pangkalan Lampam

TINTA INFORMASI, OKI — Komandan Kodim (Dandim) 0402/OKI Letkol Inf. Gunawan Wibisono, S.H., meninjau pelaksanaan Program Gerakan Tanam Perdana (Gertam) Cetak Sawah Rakyat di Kecamatan Pangkalan Lampam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Jumat (21/8/2026).

Didampingi Pasiter Kodim 0402/OKI Kapten Czi Asep Kurnia, peninjauan dilakukan untuk memastikan lahan yang telah melalui program cetak sawah dapat segera dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan menyambut kunjungan Danrem 044/Garuda Dempo (Gapo) ke lokasi.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Dalam peninjauan itu, Gunawan menekankan perlunya penyesuaian dukungan operasional dengan luasan lahan yang dikerjakan. Menurutnya, pengaturan yang tepat diperlukan agar proses pembukaan lahan hingga penanaman dapat berlangsung efektif.

“Yang sudah ada secara programnya sudah dibagi, tetapi perlu diefektifkan lagi agar pengolahan lahan yang dilaksanakan dalam kegiatan cetak sawah ini bisa operasional. Harapannya, pengaturan bantuan dapat disesuaikan dengan luasan lahan sehingga pelaksanaan kegiatan lebih optimal,” ujar Gunawan.

Ia juga meminta masyarakat dan kelompok tani memastikan lahan yang telah selesai diolah segera dikelola dan ditanami. Pembagian kelompok harus dilakukan sesuai peruntukan agar lahan tidak terbengkalai dan mampu menghasilkan produksi pertanian.

Baca juga:  Ungkap Kasus Curanmor, Polsek Pugung Tangkap Satu Penadah dan Buru 2 Pelaku Utama

“Lahan yang sudah dilaksanakan pengolahan agar benar-benar dimanfaatkan dan diatur dengan baik. Kelompoknya dibagi sesuai peruntukan sehingga lahan ini bisa segera direalisasikan untuk penanaman padi dan tidak menjadi mubazir,” katanya.

Program tersebut mendapat sambutan positif dari kelompok tani. Cipluk, perwakilan kelompok tani setempat, mengapresiasi dukungan pemerintah melalui program Cetak Sawah Rakyat yang dinilai membantu masyarakat memperluas dan mengembangkan lahan pertanian.

“Kegiatan ini sangat positif dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya kelompok kami. Kami mengucapkan terima kasih kepada Menteri Pertanian Bapak Amran. Mudah-mudahan ke depan hasil panen kami semakin baik,” ujarnya.

Meski demikian, kebutuhan alat dan sarana produksi masih menjadi perhatian. Saat ini terdapat lima unit alat dan mesin pertanian (alsintan), sementara hamparan lahan yang akan dikelola mencapai sekitar 900 hektare.

“Kalau memungkinkan, kami berharap ada tambahan sekitar tiga unit alsintan lagi karena lahannya cukup luas,” katanya.

Untuk tahap awal, sekitar 40 hektare lahan tengah dalam proses pengolahan dan pencetakan sawah. Kelompok tani juga berharap mendapat dukungan benih, pupuk, pestisida dan sarana produksi lainnya. Sebagian kebutuhan benih untuk sementara masih dipenuhi melalui mekanisme pinjaman.

Baca juga:  Pemkab Pringsewu Canangkan Gerakan Sekolah Berintegritas Bebas KKN

Camat Pangkalan Lampam Amri Ubaidah mengatakan, gerakan tanam perdana menjadi momentum untuk mempercepat pemanfaatan lahan yang sebelumnya terkendala kondisi cuaca. Curah hujan tinggi sempat menghambat proses pekerjaan di lapangan.

ADVERTISEMENT

“Curah hujan yang tinggi sempat menghambat pekerjaan. Dengan kondisi sekarang dan adanya gerakan tanam ini, mudah-mudahan sawah yang sudah selesai dapat segera dimanfaatkan,” ujarnya.

Menurut Amri, penguatan ketahanan pangan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya petugas teknis. Pemerintah kecamatan bersama unsur terkait akan terus mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lahan pertanian.

Sementara terkait kebutuhan benih dan pupuk, pihak kecamatan akan berkoordinasi dengan instansi yang memiliki kewenangan di bidang pertanian agar kebutuhan petani dapat ditangani sesuai ketentuan.

ADVERTISEMENT

Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan Kapolsek Pangkalan Lampam Suroto. Ia menegaskan kepolisian siap mendukung program nasional, termasuk sektor ketahanan pangan, melalui koordinasi bersama TNI dan pemerintah kecamatan.

“Kami kepolisian selalu mendukung program nasional dan senantiasa bekerja sama dengan Danramil maupun pihak kecamatan. Kami turun ke lapangan dan berkoordinasi untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” katanya.

Baca juga:  Sekdaprov Marindo Respon Masukan DRPD Lampung

Program Cetak Sawah Rakyat di Sumatera Selatan merupakan bagian dari upaya memperluas areal tanam sekaligus memperkuat ketahanan pangan. Pada 2026, Korem 044/Garuda Dempo kembali memprogramkan kegiatan cetak sawah rakyat di sejumlah kabupaten di Sumsel, setelah sebelumnya turut membantu pembukaan sekitar 6.000 hektare lahan.

Khusus di Kecamatan Pangkalan Lampam, program tersebut telah menjadi perhatian sejak awal tahun. Sejumlah desa menjadi lokasi peninjauan, di antaranya Keman Baru, Sepang Ulak Pianggu, Ulak Kemang, Ulak Kemang Baru, Deling, Pangkalan Lampam dan Sungai Bungin.

Melalui peninjauan tersebut, kesiapan lahan, sarana pendukung dan pengelolaan kelompok tani diharapkan semakin terarah. Program cetak sawah diharapkan tidak berhenti pada pembukaan lahan, tetapi berlanjut hingga tahap produksi padi sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Peninjauan Dandim 0402/OKI sekaligus menjadi bagian dari kesiapan lapangan menjelang kunjungan Danrem 044/Garuda Dempo. Dengan koordinasi dan dukungan lintas sektor, program cetak sawah rakyat di Pangkalan Lampam diharapkan berjalan efektif serta berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan di OKI dan Sumatera Selatan. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™