Banner Top Up Produk Digital
BeritaDaerahPendidikan

15 Ribu Pelajar SMP di OKI Pecahkan Rekor MURI Lewat Gerakan Menulis Cerpen

54
×

15 Ribu Pelajar SMP di OKI Pecahkan Rekor MURI Lewat Gerakan Menulis Cerpen

Sebarkan artikel ini
15 Ribu Pelajar SMP di OKI Pecahkan Rekor MURI Lewat Gerakan Menulis Cerpen

TINTA INFORMASI | KAYUAGUNG – Sebanyak 15.000 pelajar SMP se-Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, berhasil mencatatkan prestasi di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui gerakan menulis cerita pendek (cerpen) bertema “Cita-Cita Generasi Emas Kabupaten OKI”.

Penyerahan penghargaan rekor tersebut berlangsung setelah Rapat Paripurna DPRD OKI dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Kabupaten OKI di Gedung DPRD OKI, Kayuagung, Senin (12/10/2026).

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Gerakan yang mengusung tema “Satu Anak Menulis, Satu Sekolah Menginspirasi” itu berlangsung selama satu bulan, mulai 12 September hingga 12 Oktober 2026.

Selain mencatatkan rekor, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten OKI untuk memperkuat budaya literasi di kalangan pelajar. Melalui kegiatan menulis, para siswa didorong untuk mengembangkan kreativitas, mengasah imajinasi, sekaligus berani menyampaikan gagasan melalui karya.

Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki mengatakan pencapaian tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan jumlah peserta. Menurutnya, gerakan menulis cerpen menjadi langkah untuk membangun kebiasaan menulis sekaligus memberikan ruang bagi generasi muda dalam menyampaikan gagasan tentang masa depan daerah.

“Ini bukan sekadar rekor, melainkan langkah nyata memperkuat budaya literasi dan kreativitas generasi muda di tengah derasnya arus informasi digital. Melalui gerakan ini, kita ingin anak-anak OKI berani menuangkan gagasan, mengembangkan imajinasi, dan menuliskan cita-cita mereka untuk masa depan daerah,” ujar Muchendi.

Ia menilai kemampuan menulis memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang kreatif, kritis, serta mampu menyampaikan gagasan secara terstruktur.

Melalui cerpen, para pelajar juga dapat mengeksplorasi berbagai tema yang berkaitan dengan masa depan Kabupaten OKI, mulai dari pendidikan, lingkungan, kemajuan desa, teknologi hingga pembangunan daerah.

Muchendi turut mengapresiasi seluruh pelajar yang mengikuti kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para guru dan orang tua yang memberikan pendampingan serta dukungan selama proses penulisan.

“Saya mengapresiasi semangat para pelajar, dedikasi para guru, dan dukungan orang tua. Saya berharap gerakan ini tidak berhenti pada pencapaian rekor MURI, tetapi menjadi awal tumbuhnya kebiasaan membaca dan menulis di sekolah maupun di rumah,” katanya.

15.000 Pelajar Hasilkan Cerpen Berbeda

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten OKI Maulidini menjelaskan, kegiatan tersebut melibatkan 15.000 pelajar SMP dengan karya cerpen yang memiliki judul dan isi berbeda.

Pemilihan tema “Cita-Cita Generasi Emas Kabupaten OKI” bertujuan memberikan ruang bagi pelajar untuk mengekspresikan impian, kreativitas, sekaligus pandangan mereka terhadap masa depan Kabupaten OKI.

“Setiap anak memiliki cita-cita dan cara pandang yang berbeda. Melalui gerakan ini, mereka diberi kesempatan untuk menuangkannya dalam bentuk cerpen dengan judul dan karya masing-masing. Kami ingin membangun budaya menulis sekaligus menunjukkan bahwa pelajar OKI memiliki kreativitas dan gagasan yang layak dikembangkan,” ujar Maulidini.

Ia menjelaskan, proses pendataan peserta, penghimpunan naskah, serta dokumentasi kegiatan menjadi bagian penting dalam proses verifikasi rekor. Kelengkapan tersebut diperlukan untuk memastikan jumlah peserta dan karya memenuhi ketentuan yang ditetapkan MURI.

Menurut Maulidini, pencapaian tersebut diharapkan menjadi momentum bagi sekolah-sekolah di Kabupaten OKI untuk terus mengembangkan program literasi secara berkelanjutan.

Kumpulan cerpen yang dihasilkan juga diharapkan tidak sekadar menjadi bukti pencapaian rekor, tetapi dapat menjadi dokumentasi mengenai gagasan, imajinasi, serta cita-cita generasi muda OKI dalam menyongsong masa depan.

MKKS SMP Apresiasi Dukungan Pemkab OKI

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri Kabupaten OKI, Erlin Marleta, S.Pd., M.Pd., M.Si., yang juga menjabat sebagai Kepala SMP Negeri 1 Lempuing, turut hadir menyaksikan penyerahan penghargaan rekor MURI tersebut.

Erlin menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten OKI, Dinas Pendidikan, serta seluruh kepala SMP yang telah mendukung pelaksanaan gerakan penguatan literasi tersebut.

Menurutnya, keberhasilan melibatkan 15.000 pelajar tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak. Sekolah, kata dia, memiliki peran penting dalam mendorong siswa untuk mengikuti kegiatan sekaligus mengembangkan kemampuan menulis.

Dukungan tersebut juga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem literasi di lingkungan pendidikan. Selain itu, kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada para pelajar untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan kemampuan mereka dalam menghasilkan karya.

Erlin berharap gerakan “Satu Anak Menulis, Satu Sekolah Menginspirasi” tidak berhenti setelah pencatatan rekor MURI. Sebaliknya, kegiatan tersebut dapat berkembang menjadi program berkelanjutan yang mendorong budaya membaca dan menulis di sekolah.

Pencapaian 15.000 pelajar SMP dalam gerakan menulis cerpen tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Kabupaten OKI.

Lebih dari sekadar rekor, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda OKI yang kreatif, kritis, percaya diri dalam menyampaikan gagasan, serta mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah melalui karya nyata. (abs)

Baca juga:  Koperasi Produsen Gemilang Emas Nusantara (KPGEN) Resmi Berbadan Hukum, Terdaftar Di Kementerian Hukum Dan Ham

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™