Banner Top Up Produk Digital
BeritaOpini

Warga Payung Rejo Resah, Dugaan BBM Oplosan Kembali Beredar Usai Penggerebekan

55
×

Warga Payung Rejo Resah, Dugaan BBM Oplosan Kembali Beredar Usai Penggerebekan

Sebarkan artikel ini
Warga Payung Rejo Resah, Dugaan BBM Oplosan Kembali Beredar Usai Penggerebekan
Gambar: Ilustrasi AI

TINTA INFORMASI | LAMPUNG TENGAH – Warga Kampung Payung Rejo, Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampung Tengah, kembali resah menyusul munculnya informasi mengenai dugaan peredaran bahan bakar minyak (BBM) oplosan di sejumlah kios eceran di wilayah tersebut.

Informasi itu mencuat setelah sebelumnya Tim Tekab 308 Polres Lampung Tengah melakukan penggerebekan terhadap sebuah gudang yang diduga digunakan untuk menyimpan BBM ilegal.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Kini, warga kembali mempertanyakan aktivitas distribusi BBM yang diduga tidak sesuai ketentuan tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat, seorang berinisial D diduga masih memasok BBM yang disebut-sebut sebagai BBM oplosan ke sejumlah kios eceran di sekitar Kampung Payung Rejo dan wilayah sekitarnya.

Bahkan, salah seorang pemilik kios disebut sempat menyampaikan kepada warga bahwa pasokan BBM yang diduga oplosan kembali diturunkan.

Namun, informasi tersebut masih berupa keterangan awal dari masyarakat dan belum terverifikasi secara independen. Karena itu, diperlukan konfirmasi langsung dari pemilik kios, pihak yang disebut berinisial D, maupun aparat penegak hukum untuk memastikan kebenarannya.

Baca juga:  Proyek Revitalisasi SDN 01 Ciptawaras Banyak Di Temukan Kejanggalan, DPW FORSAL Lambar, LSM TRC-BPAN LAI Dan Gabungan Media FORSAL Turun Tangan

Warga Pertanyakan Tindak Lanjut Penggerebekan

Munculnya informasi tersebut membuat warga mempertanyakan tindak lanjut penindakan sebelumnya.

Jika benar distribusi BBM yang diduga ilegal kembali berlangsung, masyarakat ingin mengetahui bagaimana pengawasan dilakukan setelah penggerebekan serta sejauh mana proses hukum terhadap aktivitas sebelumnya.

“Kalau memang benar masih beredar setelah adanya penggerebekan, masyarakat tentu bertanya-tanya, apakah penindakan sebelumnya sudah ditindaklanjuti secara maksimal? Kami berharap ada pemeriksaan yang jelas agar masyarakat tidak terus merasa resah,” ujar seorang warga.

Warga juga meminta aparat tidak hanya menindak lokasi yang diduga menjadi tempat penyimpanan, tetapi turut menelusuri jalur distribusi BBM tersebut hingga ke tingkat kios pengecer.

Selain itu, masyarakat berharap asal-usul BBM yang beredar dapat diperiksa untuk memastikan apakah produk tersebut memenuhi ketentuan atau justru berpotensi merugikan konsumen.

Polisi Diminta Beri Kejelasan

Warga berharap Polres Lampung Tengah memberikan penjelasan mengenai perkembangan penanganan kasus sebelumnya, termasuk hasil penindakan terhadap gudang yang sebelumnya diduga menjadi tempat penyimpanan BBM ilegal.

Kepastian tersebut dinilai penting agar masyarakat tidak hanya menerima informasi dari mulut ke mulut mengenai dugaan peredaran BBM oplosan.

Baca juga:  Amnesty International Indonesia Buka 6 Lowongan Kerja hingga 7 Februari 2025, Segini Gajinya!

Apabila hasil pemeriksaan aparat menemukan adanya pelanggaran, warga meminta proses penegakan hukum dilakukan sesuai ketentuan dan menyasar seluruh pihak yang terbukti terlibat.

Sebaliknya, apabila informasi tersebut tidak terbukti, masyarakat juga membutuhkan klarifikasi resmi agar tidak terjadi penyebaran informasi yang keliru.

Hingga berita ini disusun, dugaan adanya distribusi BBM oplosan terbaru di wilayah Payung Rejo masih membutuhkan verifikasi lebih lanjut.

Konfirmasi dari Polres Lampung Tengah, pihak yang disebut berinisial D, serta pemilik kios yang disebut dalam informasi masyarakat diperlukan untuk memperoleh gambaran yang utuh dan berimbang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™