Bandar LampungLampung

Diduga Bukti Pemkot Tidak Tegas, Lebaran Ketiga 789 Rumah Warga Bandar Lampung Terendam Banjir

133
×

Diduga Bukti Pemkot Tidak Tegas, Lebaran Ketiga 789 Rumah Warga Bandar Lampung Terendam Banjir

Sebarkan artikel ini
TINTAINFORMASI.COM, BANDAR LAMPUNG — Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari dalam keterangan tertulisnya pada hari Sabtu (13/4/2024) melaporkan bahwa pada saat H + 3 Lebaran Idul Fitri atau Jum’at (12/4/2024) banjir merendam 789 unit rumah warga di beberapa kecamatan seperti Teluk Betung, Teluk Betung Selatan dan Teluk Betung Barat. “Banjir disebabkan karena curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak pukul 02.00 Wib dini hari,” jelas Abdul Muhari, seperti dikutiup dari Kompas.com. Akibat kejadian tersebut diatas, salah satu tokoh masyarakat Lampung, Alzier Dianis Thabranie dalam konfirmasinya kepsada media ini mengatakan bahwa musibah tersebut juga disebabkan karena jebolnya embung Real Estate Citra Garden. Oleh karenanya Alzier DT mengaku menyesalkan dengan adanya kejadian tersebut dan ini mungkin merupakan bukti bahwa Pemerintah Kota Bandar Lampung dinilai tidak tegas dan tidak cermat dalam memberikan izin terhadap Pengembang Citra Garden. “Pemerintah kota Bandarlampung harus tegas dengan pengembang Citra Garden akibat embung tersebut,” ujarnya melalui pesan singkat WhatsAppnya, Jum’at (12/04/2024). Masih menurut Alzier, seharusnya dinas terkait sudah dapat mengantisipasi dampak sebelumnya. “Akibat dampak-dampaknya seharusnya sudah di antisipasi oleh dinas-dinas terkait yang menangani wilayah real estate tersebut,” katanya. Dia pun merasa aneh dengan kinerja dan keahlian tenaga ahli yang bekerja di kota Bandarlampung. “Aneh sekali dengan orang-orang tenaga ahli yang bekerja di Pemerintah Kota Bandar. Apakah walikota tidak bisa cari orang-orang yang mampu dan cerdas yang khusus menangani masalah banjir di Kota Bandar Lampung,” ucap Alzier dengan nada bertanya. Bahkan Dia menyarankan untuk belajar dengan Negara Belanda dalam menangani masalah banjir. “Cobalah belajar dan lihat di kota Amsterdam Belanda, bagaimana cara mereka menangani masalah air Hidrologi itu,” pungkasnya. Untuk diketahui bahwa salah satu janji politik walikota Bandar Lampung saat kampanye untuk mencalonkan diri sebagai Walikota Bandarlampung saat itu adalah akan menangani masalah banjir di Kota Bandar Lampung. (Team)
Baca juga:  Kadiskes Reihana Meminta Berita Positif Tentang Covid 19, Alzier : Merasa Aneh
Memuat judul...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *