TINTA INFORMASI, Lampung – Ratusan masyarakat memadati kawasan Islamic Center Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Senin (20/7/2026) dini hari, untuk mengikuti kegiatan Nonton Bareng (Nobar) laga Final Piala Dunia 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Pesawaran. Antusiasme warga begitu terasa saat bersama-sama menyaksikan pertandingan puncak yang mempertemukan Tim Nasional Spanyol melawan Argentina.
Kegiatan nobar tersebut dihadiri Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali, S.H., Sekretaris Daerah Kabupaten Pesawaran Wildan, S.E., M.M., para Staf Ahli Bupati, para Asisten, jajaran Kepala Perangkat Daerah, serta masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Pesawaran yang turut memeriahkan suasana.
Sejak sebelum pertandingan dimulai, lokasi nobar telah dipenuhi penonton dari berbagai kalangan. Riuh tepuk tangan dan sorak-sorai pendukung kedua tim bergema sepanjang pertandingan, menciptakan atmosfer layaknya berada di stadion. Selain menjadi ajang menikmati pertandingan sepak bola kelas dunia, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi dan kebersamaan bagi masyarakat.
Pertandingan final berlangsung ketat. Selama 90 menit waktu normal, Spanyol dan Argentina gagal memecah kebuntuan sehingga laga harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Spanyol akhirnya keluar sebagai juara setelah Ferran Torres mencetak gol penentu pada menit ke-106 yang memastikan kemenangan 1-0 atas Argentina.
Kemenangan tersebut sekaligus mengantarkan La Furia Roja meraih gelar juara dunia kedua sepanjang sejarah setelah terakhir kali mengangkat trofi Piala Dunia pada tahun 2010.
Di sela kegiatan, Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali mengatakan bahwa penyelenggaraan nobar tidak hanya bertujuan memberikan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi media untuk memperkuat kebersamaan dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga semangat kebersamaan. Walaupun berbeda tim favorit, kita harus tetap solid dan menjaga persaudaraan,” ujar Antonius.
Ia juga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang hadir mengikuti nobar hingga pertandingan usai. Menurutnya, antusiasme tersebut menunjukkan bahwa olahraga mampu menjadi perekat sosial yang menyatukan berbagai kalangan.
Antonius berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai ruang positif bagi masyarakat untuk berinteraksi, memperkuat rasa kebersamaan, serta menumbuhkan nilai-nilai sportivitas, persatuan, dan kekompakan di Kabupaten Pesawaran. (red)

