Banner Top Up Produk Digital
AdvetorialDaerahLampung Selatan

Kebun Anggur BUMDes Merak Berseri Tarik Perhatian Mendes PDT

39
×

Kebun Anggur BUMDes Merak Berseri Tarik Perhatian Mendes PDT

Sebarkan artikel ini
Kebun Anggur BUMDes Merak Berseri Tarik Perhatian Mendes PDT

TINTA INFORMASI, LAMPUNG SELATAN – Potensi desa yang dikelola secara serius dapat berkembang menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat. Hal itu ditunjukkan Desa Merak Batin, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, melalui pengembangan Kebun Anggur BUMDes Merak Berseri.

Pengembangan kebun anggur tersebut mendapat perhatian Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) RI Yandri Susanto yang melakukan kunjungan kerja sekaligus menghadiri panen perdana Anggur BUMDes Merak Berseri di Desa Merak Batin, Sabtu (5/9/2026).

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Dalam kunjungan tersebut, Yandri didampingi Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama. Kehadiran Mendes PDT menjadi bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap upaya desa mengembangkan potensi lokal menjadi kegiatan ekonomi produktif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Di hadapan masyarakat dan pemangku kepentingan, Yandri menekankan pentingnya kolaborasi dalam pembangunan desa. Menurutnya, kemajuan desa membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, masyarakat, dunia usaha hingga media.

“Inilah cara kita melaksanakan perintah Bapak Presiden, mesti disambut oleh semua elemen. Kata Pak Presiden, kita bukan Superman, kita Super Tim,” ujar Yandri.

Baca juga:  Bupati Egi Kukuhkan 42 Anggota Paskibraka Lampung Selatan di TMP Kusuma Bangsa

Ia mengatakan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal terus mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam pembangunan desa. Kolaborasi dinilai menjadi kunci agar potensi lokal dapat dikembangkan secara optimal dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Menurut Yandri, Desa Merak Batin menunjukkan bahwa potensi lokal dapat diolah menjadi kekuatan ekonomi baru yang memiliki nilai tambah. Keberhasilan tersebut, kata dia, layak menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Indonesia.

“Desa Merak Batin, Kecamatan Natar, akan menjadi berita nasional se-Indonesia,” katanya.

Yandri juga menyoroti pentingnya peran media dalam memperkenalkan berbagai inovasi dan keberhasilan pembangunan desa. Ia mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi, termasuk melalui gerakan “jempol baik” dengan membagikan konten yang memberikan manfaat dan membangun.

Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama mengatakan kunjungan Mendes PDT menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan serta pengembangan ekonomi desa.

Menurut Egi, Lampung Selatan memiliki potensi besar untuk mengembangkan sektor tersebut. Dari 256 desa dan empat kelurahan yang ada, sekitar 75 persen wilayah Kabupaten Lampung Selatan merupakan kawasan pertanian, baik persawahan maupun nonpersawahan.

Baca juga:  Program JKN Se-Provinsi Lampung di Raih Tiga besar Terbaik oleh Pemkab Lamsel 

Potensi tersebut, lanjut Egi, membuka peluang pengembangan pertanian yang terintegrasi dengan sektor lain, termasuk pariwisata.

ADVERTISEMENT

“Lampung Selatan mencoba mengolaborasikan program ketahanan pangan dan wisata. Visi dan misi kami bagaimana olahan pertanian dan perkebunan bisa dipadukan dengan pariwisata,” ujar Egi.

Egi menambahkan, Lampung Selatan mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 5,71 persen pada 2025, yang disebutnya menjadi capaian tertinggi di Provinsi Lampung. Pertumbuhan tersebut menjadi salah satu modal untuk terus mendorong pembangunan berbasis potensi lokal dengan melibatkan masyarakat.

Ia menilai Kebun Anggur BUMDes Merak Berseri merupakan salah satu contoh pengembangan sektor pertanian yang tidak hanya berorientasi pada produksi, tetapi juga memiliki nilai tambah ekonomi dan potensi wisata.

ADVERTISEMENT

Menurut Egi, keberadaan pasar yang jelas dan kepastian daya serap hasil produksi menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan usaha masyarakat.

“Di Desa Merak Batin, daya serap dan demand-nya ada kepastian. Ini yang diinginkan pelaku usaha,” ungkapnya. (rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™