Banner Top Up Produk Digital
BeritaInvestigasi

Jejak Gelap Gudang Solar di Tanjung Pajar: Praktik Penimbunan BBM Ilegal di Lampung Tengah?

159
×

Jejak Gelap Gudang Solar di Tanjung Pajar: Praktik Penimbunan BBM Ilegal di Lampung Tengah?

Sebarkan artikel ini
Jejak Gelap Gudang Solar di Tanjung Pajar: Praktik Penimbunan BBM Ilegal di Lampung Tengah?

TINTA INFORMASI, LAMPUNG TENGAH — Sebuah benteng tertutup di wilayah Tanjung Pajar, Kecamatan Pubian, Lampung Tengah, kini menjadi pusat perhatian. Di balik dinding gudang tersebut, terendus aroma kuat praktik penimbunan dan manipulasi distribusi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi secara ilegal.

Investigasi tim Tintainformasi.com mengungkap deretan bukti visual yang mengarah pada dugaan skandal penimbunan solar berkapasitas raksasa.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Gudang Rahasia dan Tangki IBC Berkapasitas Ribuan Liter

Dokumentasi eksklusif yang berhasil dihimpun merekam lanskap mencurigakan di area gudang. Puluhan jeriken jumbo tersusun rapi bersanding dengan sejumlah Intermediate Bulk Container (IBC) tank—wadah industri yang masing-masing mampu menampung hingga 1.000 liter cairan.

Perlengkapan transfer cairan, slang berdiameter besar, hingga pompa penyedot BBM juga terlihat di lokasi. Jika seluruh tangki dan jeriken tersebut terisi penuh, volume solar terlarang yang diendapkan di tempat ini ditaksir mencapai ribuan liter—sebuah angka yang mustahil untuk penggunaan konsumsi pribadi atau usaha mikro.

Modifikasi Truk Hino: Operasi Siluman Pengangkut BBM

Trik pengangkutan minyak ilegal ini kian benderang dengan hadirnya satu unit truk Hino Dutro di area gudang. Bak belakang kendaraan tersebut telah dimodifikasi secara khusus untuk menyembunyikan tangki penampung raksasa di bawah kibatan terpal tebal.

Baca juga:  Kejari Pringsewu Tahan Dua Tersangka Korupsi Proyek SPPT PBB Senilai Rp1,1 Miliar

Model modifikasi armada semacam ini merupakan modus klasik yang kerap digunakan jaringan kencingan solar untuk menyedot BBM dari SPBU, memindahkannya ke gudang penampungan, sebelum akhirnya dijual kembali ke sektor industri dengan harga tengkulak.

Respon Mencurigakan dan Teka-Teki Pemilik Gudang

Saat mengonfirmasi temuan ini kepada pihak keluarga yang diduga sebagai pemilik gudang, tidak ada penjelasan eksplisit terkait legalitas, izin edar, maupun dokumen Niaga Terbatas atas BBM tersebut. Pihak keluarga justru melontarkan respons ambigu.

“Malah saya kaya punya utang aja, ini pening bener saya, yay,” ujar perwakilan keluarga, mengelak dari pertanyaan inti terkait asal-usul minyak dan izin operasional gudang.

Sikap tertutup ini justru memperkuat indikasi adanya aktivitas tak berizin yang sengaja disembunyikan dari pengawasan publik dan aparat penegak hukum.

Aparat dan Pertamina Didesak Turun Tangan

Penemuan gudang penampungan di Pubian ini melemparkan bola panas ke pihak Kepolisian Daerah (Polda) Lampung, Polres Lampung Tengah, serta Pertamina Patra Niaga. Publik mendesak tindakan tegas dan pengusutan tuntas.

Ketika jeriken, tangki IBC ribuan liter, dan truk bermodus tangki rakitan berada dalam satu lokasi yang sama, keterlibatan jaringan mafia BBM subsidi bukan lagi sekadar spekulasi.

Pertanyaan besarnya kini: dari mana pasokan solar bersubsidi ini disedot, ke mana minyak ini dialirkan, dan siapa aktor intelektual yang mengamankan bisnis gelap di Tanjung Pajar ini?

Tintainformasi.com terus mengawal dan menelusuri alur distribusi serta legalitas aktivitas gudang solar di Lampung Tengah ini hingga tuntas. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™