Banner Top Up Produk Digital
BeritaTNI

Pangdam II Sriwijaya Ikuti Ratas Bersama Presiden Prabowo Bahas Penanganan Karhutla Sumsel

37
×

Pangdam II Sriwijaya Ikuti Ratas Bersama Presiden Prabowo Bahas Penanganan Karhutla Sumsel

Sebarkan artikel ini
Pangdam II Sriwijaya Ikuti Ratas Bersama Presiden Prabowo Bahas Penanganan Karhutla Sumsel

TINTA INFORMASI | PALEMBANG – Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara daring untuk membahas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel).

Rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat Griya Agung, Palembang, Senin (12/10/2026). Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah koordinasi pemerintah dalam memperkuat upaya pencegahan sekaligus penanggulangan karhutla di wilayah Sumatera Selatan.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Ratas tersebut turut dihadiri Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana, Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang, Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel, Danrem 044/Gapo, Danlanud SMH, Danlanal Palembang, para Asisten Kasdam II/Sriwijaya, serta para wali kota dan bupati dari wilayah yang rawan karhutla.

Selain itu, hadir pula para Dandim dan Kapolres jajaran, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Selatan.

BNPB Paparkan Kondisi Terkini Karhutla

Rangkaian rapat diawali dengan pemaparan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengenai kondisi terkini kebakaran hutan dan lahan.

Baca juga:  Diundang Kedubes Rusia, Wilson Lalengke Akan Mengikuti Seminar Internasional Terkait Konflik Rusia-Ukraina

Selanjutnya, Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan terkait langkah-langkah strategis yang perlu dilakukan dalam mencegah dan menangani karhutla di Sumatera Selatan.

Rapat kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama para peserta untuk membahas berbagai langkah yang dapat dilakukan secara terpadu di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam II/Sriwijaya menegaskan kesiapan jajaran TNI untuk mendukung penuh upaya penanganan karhutla di Sumatera Selatan.

Dukungan tersebut akan dilakukan melalui pengerahan personel, pemanfaatan sarana dan prasarana yang tersedia, serta penguatan sinergi bersama pemerintah daerah, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam memastikan upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla dapat berjalan secara cepat dan efektif.

Melalui rapat terbatas tersebut, penanganan karhutla di Sumatera Selatan diharapkan dapat dilakukan secara terpadu, baik melalui langkah pencegahan maupun penanganan langsung di lapangan.

Selain mengendalikan kebakaran, langkah tersebut juga penting untuk menjaga kelestarian lingkungan serta melindungi masyarakat dari dampak kabut asap.

Dandim 0402/OKI-OI Dorong Penanganan Karhutla Segera Tuntas

Pada kesempatan yang sama, Dandim 0402/OKI-OI Letkol Inf Gunawan Wibisono, S.H., turut menghadiri kegiatan tersebut.

Baca juga:  Halal Bihalal Sikambara Lampung, “Kembali ke Fitrah, Ramaikan Tribun”

Ia berharap seluruh arahan Presiden Prabowo Subianto, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, serta Pangdam II/Sriwijaya dapat dilaksanakan dengan baik dan sesuai petunjuk.

Menurut Gunawan, pelaksanaan arahan tersebut diharapkan mampu memperkuat penanganan karhutla, khususnya di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Ia menilai sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta seluruh unsur terkait sangat diperlukan untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan.

“Harapannya, seluruh rencana dan arahan yang telah disampaikan dapat dilaksanakan dengan baik sehingga penanganan karhutla dapat berjalan optimal,” ujarnya.

Gunawan juga berharap berbagai langkah yang telah direncanakan segera memberikan hasil nyata. Dengan demikian, kebakaran dapat dikendalikan, kabut asap berangsur berkurang, dan masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman.

Penanganan karhutla, lanjutnya, membutuhkan komitmen dan tindakan nyata dari seluruh pihak. Karena itu, koordinasi yang kuat serta pelaksanaan strategi secara konsisten menjadi kunci untuk mengatasi persoalan karhutla di Sumatera Selatan.

Khususnya di wilayah OKI dan OI, sinergi lintas sektor diharapkan mampu mempercepat pengendalian kebakaran sekaligus meminimalkan dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat. (abs)

Baca juga:  STAI Aminullah Lampung Hadirkan Beasiswa Gratis SPP Selama 8 Semester

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PoweredBy:Neverhide™