BERITALampungTanggamus

Siskamling dan Portal Jalan di Sinar Jawa, Kakon: Keamanan Lingkungan Tanggung Jawab Bersama

82
×

Siskamling dan Portal Jalan di Sinar Jawa, Kakon: Keamanan Lingkungan Tanggung Jawab Bersama

Sebarkan artikel ini

TINTAINFORMASI.COM, TANGGAMUS — Semangat menjaga keamanan lingkungan kembali ditunjukkan warga Pekon Sinar Jawa, Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus. Puluhan warga bersama aparatur pekon menggelar kegiatan Siskamling (ronda malam) yang dirangkaikan dengan pemasangan portal jalan di perbatasan menuju Pekon Air Naningan, Sabtu (2/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua BHP, unsur Linmas, tokoh masyarakat, serta Kepala Pekon Sinar Jawa, Hadi Hari Yanto.

Scroll Untuk Baca Artikel
ADVERTISEMENT

Kepala Pekon Sinar Jawa, Hadi Hari Yanto, menegaskan bahwa pemasangan portal jalan merupakan langkah strategis yang diambil pemerintah pekon bersama masyarakat sebagai upaya memperkuat pengawasan wilayah dan mencegah potensi gangguan keamanan.

“Langkah ini kami lakukan sebagai bentuk ikhtiar bersama untuk meminimalisir tindak kejahatan, seperti pencurian, curanmor, pembegalan, maupun gangguan kamtibmas lainnya. Keamanan lingkungan tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat, tetapi harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh warga,” ujar Hadi.

Menurutnya, keberadaan Siskamling bukan sekadar rutinitas ronda malam, melainkan bagian penting dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga ketertiban lingkungan.

Baca juga:  Diduga Lakukan Pungli Bantuan Pusat, Pengurus Koperasi Tebu di Lampura Harus Ditindak Tegas

“Melalui Siskamling, warga tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mempererat solidaritas sosial. Dari kebersamaan itu tumbuh rasa kepedulian, kekompakan, dan tanggung jawab bersama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman,” jelasnya.

Lebih lanjut, Hadi menerangkan bahwa portal jalan dipasang untuk mengatur akses keluar-masuk lingkungan, terutama pada malam hari, sehingga mobilitas orang yang tidak berkepentingan dapat lebih terpantau.

“Tujuannya bukan menutup akses masyarakat, melainkan memastikan setiap aktivitas keluar-masuk lingkungan dapat terkontrol. Dengan pengawasan yang lebih baik, potensi gangguan keamanan dapat ditekan dan warga merasa lebih tenang,” tandasnya.

Langkah tersebut mendapat dukungan warga yang menilai kegiatan Siskamling dan portal jalan menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah pekon dan masyarakat dalam menjaga ketenteraman wilayah. (WS/Adi)

Memuat judul...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *